Apple Luncurkan AirTag Generasi Terbaru dengan Jangkauan Lebih Luas dan Speaker Lebih Kencang

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:14:50 WIB
Apple AirTag. [Foto: Tomsguide.com]

JAKARTA – Apple memperkenalkan sejumlah penyempurnaan pada produk AirTag versi paling gres, meliputi jarak jangkauan Bluetooth yang lebih luas, speaker dengan volume lebih kencang, serta kapabilitas pelacakan presisi yang semakin mumpuni.

Mengutip laporan TechCrunch pada Selasa (27/1/2026), fungsi pelacakan presisi itu ditunjang oleh chip Ultra Wideband generasi kedua kepunyaan Apple, yang turut disematkan pada gawai iPhone 17, iPhone Air, Apple Watch Series 11, serta Apple Watch Ultra 3.

Melalui fitur pencarian presisi tersebut, AirTag terbaru dapat memberikan respons dalam bentuk getaran, tampilan visual, dan audio guna mengarahkan pengguna dalam mendeteksi barang yang raib.

Apple menyatakan bahwa kemampuan pelacakan presisi saat ini sanggup menjangkau hingga 50 persen lebih jauh jika dikomparasikan dengan generasi terdahulu.

Adanya pembaruan pada chip Bluetooth juga turut berkontribusi dalam memperlebar radius pelacakan perangkat tersebut.

Berkat pemutakhiran ini, fungsi pelacakan presisi pun bisa dinikmati lewat Apple Watch Series 9 atau versi yang lebih anyar, serta Apple Watch Ultra 2 atau versi di atasnya.

Komponen speaker pada AirTag versi teranyar juga disebut 50 persen lebih bertenaga suaranya, sehingga sinyal bunyi penanda dapat tertangkap pendengaran hingga dua kali lipat lebih jauh dibandingkan sebelumnya.

Gawai AirTag ini akan terhubung dengan fitur Share Item Location pada iOS, yang mengizinkan pengguna untuk membagikan titik lokasi AirTag dalam durasi tertentu kepada pihak ketiga.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 50 maskapai penerbangan telah menjalin kemitraan dengan Apple guna memfasilitasi pelacakan koper bagasi memakai fitur tersebut.

Walaupun kemampuannya dipoles, nilai jual AirTag tidak mengalami kenaikan, tetap dibanderol 29 dolar AS (sekitar Rp485,4 ribu) untuk setiap unitnya dan 99 dolar AS (sekira Rp1,6 juta) untuk satu paket yang berisi empat unit, termasuk fasilitas ukiran personal secara cuma-cuma.

Semenjak rilis perdana pada tahun 2021, AirTag secara cepat menguasai pasar alat pelacak barang yang berbasis teknologi Bluetooth.

Keunggulan ini memicu tekanan bagi pemain lama layaknya Tile, yang bahkan melemparkan tudingan bahwa Apple menjalankan kompetisi yang tidak sehat karena jaringan pelacakannya secara instan seluas basis pemakai iPhone, dan Apple memacu kompetitor untuk masuk ke dalam ekosistem aplikasi Find My miliknya.

Korporasi lain seperti Chipolo mengambil langkah untuk berkolaborasi dengan ekosistem Find My dan bertanding melalui produk yang kompetibel di lintas sistem iOS dan Android atau menyajikan keunggulan lain seperti baterai yang dapat diisi ulang.

Meski demikian, AirTag dinilai tetap bertengger sebagai penguasa pasar, dengan taksiran dari pihak ketiga yang memperlihatkan bahwa hampir 70 persen alat pelacak yang laku pada paruh terakhir 2024 merupakan unit AirTag.

Pihak Apple sendiri tidak memaparkan data penjualan secara resmi.

Terkini