7 Cara Menangani Tulang Ekor Sakit saat Duduk agar Cepat Pulih

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:28:59 WIB
Ilustrasi tulang ekor sakit saat duduk. [Foto: NET]

JAKARTA – Nyeri pada tulang ekor ketika duduk dapat dialami oleh siapa saja. Masalah ini bisa dipicu oleh cedera, beban berlebih, atau masalah kesehatan lain yang terjadi di area tersebut.

Tulang ekor memegang fungsi vital, khususnya ketika sedang duduk. Bagian tubuh ini berguna untuk menyeimbangkan posisi fisik dan menahan beban tubuh.

Mengutip Cleveland Clinic, Jumat (23/1/2026), "tulang ekor juga menjadi tempat melekatnya berbagai otot, tendon, dan ligamen."

Oleh karena itu, rasa sakit di bagian ini dapat menghambat rutinitas harian secara signifikan.

Cara menangani tulang ekor sakit saat duduk

Melakukan modifikasi pada kebiasaan hidup harian adalah solusi primer untuk meminimalkan pemicu sakit tulang ekor.

Walaupun ada beberapa kondisi yang membaik tanpa bantuan medis, tulang ekor yang mengalami memar biasanya memerlukan waktu beberapa hari sampai hitungan minggu untuk kembali normal.

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diterapkan guna mengurangi rasa nyeri pada tulang ekor:

1. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Mengutip Medical News Today, "obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen, paracetamol, atau aspirin dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan sementara."

Di samping itu, penggunaan gel atau salep antiinflamasi juga dapat dioleskan untuk meminimalkan rasa sakit di titik tertentu.

2. Kompres es atau bantalan hangat

Berdasarkan informasi Verywell Health, "mengompres area tulang ekor dengan es atau heat pad selama 10-15 menit beberapa kali sehari dapat membantu meredakan nyeri dan pembengkakan."

Anda dapat mencoba keduanya untuk memastikan metode mana yang memberikan hasil terbaik bagi fisik Anda.

3. Hindari konstipasi

Kondisi sulit buang air besar dapat memperburuk rasa sakit pada tulang ekor karena adanya tekanan tambahan saat mengejan.

Tingkatkan asupan makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, serta pastikan minum air putih yang cukup agar feses lebih lembut dan proses buang air besar tetap teratur.

4. Tingkatkan aktivitas secara bertahap

Walaupun rasa sakit memicu keinginan untuk hanya berbaring, melakukan jalan santai justru bisa mendukung percepatan masa sembuh. Namun, kerjakan hal tersebut perlahan mengikuti batas kekuatan Anda dan segera berhenti jika rasa sakit timbul lagi.

5. Ubah posisi duduk

Postur duduk yang salah bisa memberikan beban yang terlalu besar pada area tulang ekor. Mengutip Healthline, "duduklah dengan punggung bersandar dan kedua kaki menapak rata di lantai."

Ketika sedang duduk, posisikan tubuh sedikit condong ke arah depan guna meminimalkan tekanan. Pemakaian bantal penyangga berbentuk donat juga bisa membantu agar duduk terasa lebih rileks.

6. Terapi fisik

Prosedur terapi fisik dapat menjadi jalan keluar untuk jangka panjang. Ahli fisioterapi dapat memberikan instruksi latihan untuk memperkuat otot perut serta dasar panggul yang menyangga tulang ekor.

Dalam situasi tertentu, tim medis juga dapat menjalankan teknik manipulasi guna memperbaiki posisi tulang ekor yang mengalami pergeseran.

7. Peregangan otot

Melansir WebMD, "peregangan otot seperti piriformis dan iliopsoas di area bokong dan pinggul dapat membantu mengurangi ketegangan dan nyeri."

Sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau tenaga fisioterapi terlebih dahulu supaya gerakan yang dipraktikkan aman dan sesuai dengan kondisi Anda.

Rasa sakit pada tulang ekor saat duduk memang menghambat, namun lewat penanganan yang tepat, masa pemulihan dapat berjalan lebih singkat. Apabila rasa nyeri kian hebat atau tidak kunjung reda, segera temui dokter untuk memperoleh tindakan medis yang tepat.

Terkini