Fokus Kerja

7 Kunci Tetap Fokus pada Pekerjaan

Ilustrasi

Sebagian orang mungkin sukar fokus pada pekerjaan. Akibatnya, produktivitas mengerjakan tugas-tugas yang ada jadi terbengkalai. Efek lainnya adalah stamina bisa menurun lantaran terus menerus lembur untuk menyelesaikan tugas-tugas tadi.

Untuk tetap fokus pada pekerjaan diperlukan kesadaran diri sendiri seperti mengurangi kebiasaan buruk, dan temukan cara terbaik untuk mengembalikan fokus pada pekerjaan.

Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan tips tentang fokus pada pekerjaan yang bisa Anda terapkan sehingga tugas-tugas yang diberikan oleh tempat kerja Anda tidak lagi tertunda.

 

Cara Tetap Fokus pada Pekerjaan

 

Jauhkan Diri dari Media Sosial

Saat ini setiap orang sudah memiliki media sosial untuk berinteraksi bahkan beraktivitas melalui media sosial. Namun, bagi Anda pekerja yang tidak berkaitan dengan media sosial, ada baiknya mengatur waktu kapan saatnya membuka media sosial.

Pengaruh media sosial seperti Youtube, Facebook, Instgram, Twitter atau media sosial lainya bisa menjadi dampak buruk saat Anda bekerja. Sadar atau tidak, waktu Anda akan tergerus oleh aktivitas di media sosial jika Anda tidak pandai mengatur waktu.

Dampak buruk lainnya adalah media sosial bisa-bisa mengalahkan fokus Anda di tempat kerja. Berseliwerannya informasi yang ada di sana cenderung membuat pikiran teralihkan, terganggu oleh hal-hal yang kurang penting ketimbang pekerjaan Anda. 

Maka, sebaiknya jauhkan diri Anda dari media sosial saat Anda sedang bekerja untuk menjaga fokus pada pekerjaan, kecuali memang pekerjaan Anda berkaitan dengan media sosial.

Utamakan Tugas 

Jika Anda sudah bisa “ngerem” untuk hal media sosial, langkah selanjutnya adalah mengutamakan tugas yang harus dikerjakan atau diselesaikan lebih dulu. Pagi adalah waktu yang paling baik untuk memilah tugas-tugas prioritas. 

Setelah itu, taruh tugas-tugas tersulit dan melelahkan itu di atas meja kerja. Selesaikan pekerjaan tersebut lebih awal atau pada jam pertama. Hal ini akan membuat Anda 

Letakkan semua tugas yang melelahkan, sulit, dan menantang dalam agenda Anda selama jam pertama. Lanjutkan alur kerja Anda dengan mengerjakan tugas yang tidak terlalu menekan. Selanjutnya, akhiri dengan tugas-tugas rutin yang Anda rasa membosankan.

Metode semacam itu membuat Anda tetap fokus di tempat kerja, tanpa menghabiskan waktu berharga untuk melakukan tugas yang tidak Anda sukai. Lakukan ini dan Anda tidak akan stres dengan proyek-proyek penting di akhir hari kerja.

Temukan Kebahagiaan pada Rutinitas Pekerjaan Anda

Semua orang bekerja, tetapi tidak semua orang bahagia dengan pekerjaannya. Sebagai pekerja menemukan hal yang sama setiap harinya adalah hal yang menjenuhkan. Akan tetapi, secara tidak langsung hal itu akan merenggut fokus Anda saat menjalankan rutinitas pekerjaan.

Untuk menjauhkan Anda dari kejenuhan itu, carilah hal-hal menarik dari pekerjaan atau tugas yang sedang dikerjakan. Sebab, kebahagiaan akan lahir dari cara Anda mencintai hal-hal kecil, termasuk mencitai pekerjaan yang Anda miliki saat ini.

Di luar sana, banyak orang yang ingin berada di posisi Anda saat ini. Lawan kebosanan dengan dengan cara membayangkan, Anda baru saja diterima bekerja di tempat tersebut, dan Anda bahagia karena hal itu. 

Baca Juga: Lima Hal yang Wajib Dilakukan sebelum Resign dari Pekerjaan

Atur Tempat Anda Bekerja

Terlalu banyak barang yang ada dalam jangkauan Anda di meja kerja sangat bisa mengganggu fokus Anda. Jika ingin tetap fokus, letakkan hanya barang-barang yang Anda butuhkan untuk bekerja di meja. Barang-barang lain sebaiknya disimpan di rak atau laci meja agar meja Anda bersih.

Letakkan makanan dan minuman yang bisa membuat Anda tetap bersemangat bekerja dalam jangkauan Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu beranjak untuk mendapatkan mood booster tersebut.

Sediakan Air Minum yang Cukup di Area Kerja

Air minum tidak hanya sehat, tetapi juga menyegarkan Anda juga. Begitu Anda merasakan tanda kelelahan atau kelaparan, segelas air dapat mendorong perasaan itu menjauh. Kemudian Anda dapat menyelesaikan apa yang Anda lakukan dan beristirahat di lain waktu.

Selain itu, tidak semua perut keroncongan adalah tanda-tanda lapar. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa Anda kekurangan cairan. Oleh karena itu, minum segelas air biasanya mengatasinya. Pastikan Anda memiliki air dalam jangkauan tangan di tempat kerja Anda. Dengan begitu Anda tetap fokus di tempat kerja alih-alih berjalan ke pantry dan berisiko terdistraksi.

Sediakan Camilan Sehat

Seperti mengusahakan air minum berada dalam jangkauan, makanan yang bisa menenangkan perut juga harus selalu ada. Pastikan juga camilan Anda dalam jangkauan lengan sehat sehingga Anda dapat tetap berenergi.

Buat Daftar Kerja Harian yang Dapat Dijangkau Mata 

Daftar atau list pekerjaan dapat selalu membantu. Letakkan daftar tugas di samping komputer Anda, di tempat yang mencolok di area kerja, atau di aplikasi yang dapat diakses. Buatlah list pekerjaan yang harus Anda selesaikan tersebut di tempat yang terjangkau oleh mata Anda.

Coret atau tandai tugas-tugas setiap Anda menyelesaikan satu tugas. Dengan melihat coretan-coretan tersebut, Anda akan melihat bahwa Anda sudah membuat pergerakan atau progres yang positif.







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar