Yuk Kenali Bahaya Kanker Kelenjar Getah Bening, Penyakit yang Diderita Ustaz Arifin Ilham

Yuk Kenali Bahaya Kanker Kelenjar Getah Bening, Penyakit yang Diderita Ustaz Arifin Ilham

Setelah berjuang melawan kanker getah bening sejak Januari 2019, Ustaz Arifin Ilham mengembuskan napas terakhirnya di Penang, Malaysia, Rabu malam (25/2/2019).

Kabar duka itu pertama kali disampaikan putra Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Alvin Faiz, melalui akun Instagramnya. Rencana keluarga, jenazah Ustaz akan dibawa ke Indonesia dan dikebumikan di Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor.

Apa Itu Kanker Kelenjar Getah Bening

Kanker getah bening yang diderita Ustaz tergolong penyakit mematikan. Kanker ini berkembang biak di kelompok sistem limfatik getah bening. Bahanya, pembuluh dan kelenjar ini tersebar ke seluruh tubuh yang berfungsi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Merangkum dari berbagai sumber, jika tidak segera ditangani dengan baik kanker kelenjar getah bening ini dapat menyebar bagian tubuh lainnya seperti otak, hati atau sumsum tulang manusia yang berpontensi mematikan.

Kanker kelenjar getah bening ini bisa terjadi pada siapa saja karena adanya mutasi DNA yang terjadi dalam limfosit. Limfosit sendiri adalah salah satu jenis sel darah putih yang ada dalam tubuh manusia.

Penyakit ini pun tentu memiliki beberapa gejala, beberapa diantaranya adalah pembengkakan tanpa nyeri di kelenjar getah bening. Bisa juga di beberapa bagian tubuh lainnya seperti ketiak, leher atau bagian lipatan paha.

Selain bengkak beberapa gejala yang yang patut diwaspadai adalah gangguan pencernaan, anemia, masalah pernapasan, penurunan berat badan, kulit terasa gatal, nyeri dada, perut membesar dan mengeluarkan keringat pada malam hari.

Sama seperti kanker pada umumnya, pasien yang mengalami kanker kelenjar getah bening wajib menjalani beberapa proses pengobatan seperti kemoterapi, radioterapi, terapi antibodi, hingga transplantasi sumsum tulang belakang. Semoga amal ibadah Ustaz Arifin Ilham diterima Allah SWT.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *