Unit Iklan Link Adsense Akan Dihentikan, Ini Alasan Google

  • Whatsapp
unit iklan link adsense

Saatnya kini mengucapakan selamat tinggal kepada unit iklan link google adsense. Dengan kata lain, jenis iklan penelusuran bersponsor tidak dapat lagi digunakan untuk ke depannya.

Melalui edaran resminya, pihak Google mengumumkan bahwa iklan link akan dihentikan dan akan digantikan dengan format iklan yang lebih kekinian. Keputusan yang telah diambil oleh Google Adsense tersebut, telah melalui berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, baik itu dari pengguna, pihak advertiser, hingga publisher.

Adapun tujuan pengentian unit iklan link ini demi penyempurnaan bentuk atau format iklan sekaligus membantu pihak penayang iklan agar lebih baik dalam segi penghasilan.

Sejatinya, pemberitahuan serupa pernah juga diumumkan pihak Google pada April 2019 silam. Akan tetapi, beberapa penayang iklan masih bisa menggunakan iklan link adsense atau iklan penelusuran bersponsor tersebut dengan mengubah format iklan untuk menampilkan bentuk iklan yang berbeda di blog.

Pengumuman penghentian iklan link kali ini dikeluarkan oleh Google pada tanggal 10 Desember 2020. Namun, akan benar-benar berhenti beroperasi pada tanggal 10 Maret 2021.

Poin Penting Penghentian Unit Iklan Link

Dalam pemberitahuannya, pihak Google secara terang merincikan beberapa poin penting tentang penghentian iklan link ini. Berikut uraiannya.

  • Terhitung mulai 10 Maret 2021, pihak penayang iklan tidak bisa membuat iklan link lagi.
  • Iklan link responsif akan secara otomatis diganti dengan iklan display atau iklan bergambar
  • Iklan link adsense yang tayang di pihak publisher akan diubah menjadi format iklan display. Nama format iklan link tersebut akan ditambahi (fromat iklan link sebelumnya) di belakangnya.
  • Pergantian nama ini akan diterapkan ke iklan link adsense berukuran tetap dan responsif.
  • Iklan link berukuran tetap akan berhenti ditayangkan di situs Anda.
  • Pihak Google akan menciutkan setiap unit iklan jika memungkinkan.
  • Jika pihak penayang masih memasang iklan link, maka Google akan mengambil tindakan, yaitu dengan menampilkan iklan kosong.

Selain memberitahukan penghentian tentang iklan penelusuran bersponsor, Google juga mengingatkan kepada semua pihak penayang iklan tentang penggunaan iklan responsif. Intinya, bagi publisher yang tidak menggunakan format iklan penelusuran bersponsor, maka tidak perlu melakukan tindakan apapun. Sebaliknya, jika masih ada pihak penayang yang membandel alias masih menggunakan iklan link, maka Google akan menampilkan iklan kosong di blog penayang.

Di samping itu, pihak Google juga memberikan asumsi berdasarkan hasil eksperimen mereka, bahwa  peforma iklan display responsif sama baiknya dengan format iklan penelusuran bersponsor.

Bagi penayang iklan (publisher) sebaiknya segera mengganti unit iklan link berukuran tetap, dan mengubahnya dengan format yang disarankan oleh google seperti, iklan display, iklan native (feed), iklan otomatis, atau menggunakan iklan konten yang sesuai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *