Tips Wawancara Kerja yang Baik

  • 2 min read
  • Jun 18, 2020
Tips Wawancara Kerja yang Baik

Dapat panggilan kerja adalah kabar yang menggembirakan. Adanya panggilan kerja berarti akan ada proses wawancara kerja yang akan dilalui.

Agar proses wawancara kerja lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kamu dapat segera bergabung di perusahaan impianmu.

Oleh karena itu, perlu pemahaman yang lebih, terutama mengenai standar perusahaan dalam merekrut karyawan.

Berikut tips wawancara kerja yang baik agar kamu diterima bekerja.

Mengetahui Informasi Perusahaan

Sebelum melakukan tes wawancara kerja, sebaiknya kamu perlu mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan calon perusahaan yang akan merekrtumu. Lakukan riset kecil untuk mendaptkan fakta berupa produk dan layanan yang ditawarkan perusahaan.

Dengan demikian, interviewer (pewawancara) bisa melihat keantuasiasan kamu untuk bekerja di perusahaan tersebut

Perkenalan Diri

Saat wawancara, biasanya pewawancara punya pandangan khusus saat kamu memperkenalkan diri. Oleh karena itu, lakukan sebaik mungkin saat kamu diminta untuk memperkenalkan diri.

Memperkenalkan diri, bukan semata-mata tentang kehidupan pribadi melainkan tentang pengalaman kerja kamu, kelebihan yang kamu miliki, dan kelemahan yang ada pada diri kamu.

Tambahan saran, cari celah kecocokan diri kamu untuk bisa bekerja di tempat tersebut. Jangan sungkan, bila kamu menyinggung hal-hal di luar pengalaman kerja kamu. Misalnya, tentang minat dan kegemaran kamu. Ceritakan itu dengan ringkas dalam waktu satu menit saj

Paham Posisi yang Dilamar

Di sini, tugas kamu adalah meyakinkan pewawancara kerja bahwa kamu adalah satu-satunya kandidat terbaik untuk mengisi posisi tersebut. Perlihatkan kepada pewawancara (dalam hal ini HRD) bahwa kamu telah paham sekali dengan posisi yang kosong itu.

Komunikatif

Dalam wawancara kerja, berupayalah untuk selalu komunikatif, responsif terhadap pertanyaan yang diajukan HRD. Kamu perlu menjabarkan dengan padat dan tidak bertele-tele jika ditanyai perihal tanggung jawab posisi yang akan diisi, misalnya.

Jangan ragu untuk menceritakan pengalaman kerja kamu sebelumnya. Apa lagi jika pewawancara meminta kamu bercerita tentang latar belakang perusahaan di tempat kamu bekerja sebelumnya.

Poinnya di sini adalah pewawancara dapat melihat bahwa kamu tahu persis tentang perusahaan dan pekerjaan kamu sebelumnya.

Bahasa Tubuh

Dalam wawancara kerja, bahasa tubuh juga menjadi bagian penting. Berdasarakan penelitian, gestur tubuh, wajah merupakan sebuah bahasa universal yang kekayaannya lebih jauh ketimbang kata-kata. Dengan kata lain, bahasa tubuh mencerminkan emosi, pikiran saat itu.

Jadi, pastikan bahasa tubuh kamu tidak dibuat-buat. Pastikan juga kamu menatap mata pewawancara saat berkomunikasi. Perlihatkan bahwa kamu lebih jauh percaya diri dari apa yang pewawancara kira.

Potensi

Apa pentingnya potensi dalam wawancara kerja? Perusahaan akan lebih tertarik merekrut orang-orang yang punya potensi. Orang yang punya potensi, boleh jadi mampu mengubah keadaan.

Tak ada salahnya dalam wawancara kerja, kamu telah melakukan banyak perubahan di perusahaan sebelumnya. Dan sebutkan saja pencapaian bahkan penghargaan yang pernah kamu peroleh.

Namun, yang perlu diingat adalah jangan sampai kamu terkesan congkak. Pakailah bahasa yang lebih humanis saat menyampaikannya.

Nah, itu tadi 6 cara wawancara kerja yang baik agar kamu diterima bekerja. Semoga sukses, dan wawancara kerjamu berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia