KAWULA.ID — Jasad Ruben (24), terduga pelaku penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya, ditemukan mengambang di Sungai Jagir pada Sabtu (31/10) pagi. Tim SAR gabungan menemukan jenazahnya sekitar pukul 05.32 WIB, berjarak 800 meter dari titik awal ia melompat. Identifikasi resmi oleh Inafis Polrestabes Surabaya masih ditunggu untuk memastikan identitas jenazah.
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, Candra Kristyawan, membenarkan penemuan jasad tersebut setelah proses pencarian maraton yang melibatkan tim gabungan sejak Jumat. Ia menyebut evakuasi berlangsung cepat usai jenazah ditemukan.
"Korban ditemukan berjarak 800 meter dari lokasi kejadian pada pukul 05.32 WIB, kemudian langsung dievakuasi menuju posko pada pukul 05.37 WIB," ujar Candra, Sabtu (31/10).
Meski jasad telah dievakuasi, kepolisian belum bisa memastikan secara medis bahwa jenazah tersebut adalah Ruben. Candra menyatakan pihaknya masih menunggu proses identifikasi resmi dari tim Inafis Polrestabes Surabaya.
Perselisihan Lalu Lintas yang Berujung Penusukan
Insiden bermula dari perselisihan lalu lintas antara dua pengendara mobil di kawasan Jalan Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, pada Kamis (29/10) sekitar pukul 22.30 WIB. Kedua kendaraan sempat saling kejar sebelum berhenti di atas jembatan.
Saksi mata di lokasi, Tri, menuturkan kedua mobil terlibat kejar-kejaran karena saling bersenggolan. Warga sempat berupaya melerai, tetapi kedua pihak menolak berdamai.
"Dua mobil itu uber-uberan (kejar-kejaran) di jalan lalu berhenti di jembatan. Katanya karena mobilnya saling senggolan, ditegur tidak terima. Warga sempat melerai tapi mereka tidak mau," kata Tri.
Cekcok memuncak saat salah seorang dari kelompok pelaku mengambil gunting dari dalam mobil dan menusuk bagian tengkuk korban. Korban yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke rumah sakit.
Panik Dikejar Massa, Ruben Lompat ke Sungai
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengonfirmasi perselisihan berdarah antarpengendara tersebut. Menurut dia, korban penusukan sempat berteriak minta tolong sehingga memancing perhatian warga sekitar.
"Terjadi perselisihan antara dua pengendara R4 yang berujung pada tindakan penusukan terhadap korban," jelas Luthfie.
Warga yang mengetahui aksi tersebut berhamburan membantu korban sekaligus mengejar kelompok pelaku. Terdesak dan panik akibat kepungan massa, Ruben nekat melompat dari atas jembatan ke aliran Sungai Jagir yang deras.
"Pelaku yang ketakutan langsung melompat dari jembatan ke sungai untuk melarikan diri," ujar Luthfie.
Pencarian Enam Kilometer dan Lima Perahu Karet
Upaya pencarian digelar sejak Jumat (30/10/2026) dengan menerjunkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, PMK, Kepolisian, dan relawan. Sebanyak lima unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai hingga radius enam kilometer.
Pencarian berakhir Sabtu pagi ketika jasad Ruben ditemukan tak jauh dari lokasi ia melompat. Jenazah kini berada di posko evakuasi sebelum diserahkan ke pihak berwenang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepolisian belum merinci status hukum para pihak lain yang terlibat dalam penusukan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka. Penyidikan masih berjalan sambil menunggu hasil identifikasi forensik terhadap jenazah.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News