Tips Air Susu Melimpah Setelah Melahirkan

  • Whatsapp
susu asi ekslusif

ASI menjadi sumber nutrisi utama untuk bayi kecil. Untuk punya persediaan susu ASI ekslusif yang cukup, stimulasi selama kehamilan dan setelah kelahiran perlu dilakukan. Persediaan ASI tidak akan bergantung pada ukuran payudara Ibu, jadi tiap wanita punya kesempatan yang sama memberikan ASI eksklusif ke bayinya.

Meski tubuh telah mulai memproduksi ASI selama kehamilan, tetap mungkin ASI tidak keluar di beberapa hari setelah melahirkan. Karena hanya beberapa wanita yang secara alami tidak bisa menyusui, Ibu harus menstimulasi payudara agar ASI keluar.

Stimulasi ASI setelah melahirkan jauh lebih mudah daripada selama kehamilan. Ibu bisa lakukan beberpa tips berikut sebagai cara agar ASI cepat keluar:

1. Usahakan agar tetap rileks

Melahirkan bayi menimbulkan stres dan melelahkan dan karenanya mempengaruhi proses produksi ASI. Ibu harus tetap rileks untuk membiarkan tubuh melepas hormon oksitosin yang dibutuhkan sebagai cara agar ASI cepat keluar.

2. Lakukan skin to skin dengan bayi

Bidan selalu menyarankan ibu agar menempatkan bayinya yang telanjang di atas dadanya atau inisiasi menyusu dini (IMD). Ini untuk membantu bayi menemukan puting dengan instingnya. Ketika bayi mencoba mengisap puting, tubuh ibu menerima pesan untuk mulai melepas oksitosin dan menghasilkan susu ASI ekslusif yang dibutuhkan bayi.

3. Susui bayi secara teratur dan sering

Ini akan menstimulasi tubuh untuk menjaga produksi susu ASI ekslusif di payudara. Bayi bisa disusui tiap satu atau dua jam untuk menghindari kelaparan dan minum terlalu cepat yang bisa memicu gumoh.

4. Sering kosongkan payudara

Di sela interval ketika Ibu sedang tidak menyusui bayi, Ibu bisa mengosongkan payudara dengan memompa. Mirip dengan menyusui, memompa juga menyampaikan pesan ke otak untuk terus melepas prolaktin dan memproduksi lebih banyak ASI.

5. Jaga payudara tetap hangat

Gunakan lap dengan air hangat dan letakkan di payudara. Ini akan membuat payudara rileks dan meningkatkan produksi oksitosin sebagai cara agar ASI cepat keluar.

6. Stimulasi puting

Anda bisa memelintir-melintir puting untuk memberi stimulasi serupa dengan hisapan bayi. Pastikan melakukannya dengan lembut dan perlahan karena puting Ibu sangat sensitif. Gerakan ini akan menstimulasi prolaktin untuk bekerja dan memproduksi lebih banyak ASI. Ibu juga bisa coba cara ini meski puting sedang dalam keadaan masuk ke dalam.

Dengan melakukan tips diatas, maka dalam menyusui bayi juga dipastikan ASI akan keluar secara berlimpah. Tentu tidak hanya dengan melakukan tips diatas, ketika bunda mempunyai balita melakukan berbagai macam cara akan dilakukan agar bayi menjadi sehat salah satunya, yaitu dengan melakukan imunisasi Bayi di mana ketika melakukan imunisasi akan membuat daya tahan tubuh bayi semakin kuat.

Biasanya dengan melakukan imunisasi pada bayi efek samping yang ditimbulkan bisa seperti membuat bayi menjadi rewel dikarenakan efek obat yang diberikan. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya bunda juga memberikan pakaian dan juga popok yang nyaman untuk digunakan pada si kecil. Popok merries menjadi salah satu referensi yang paling nyaman di gunakan pada bayi. (adv)

Pos terkait