KUMPULAN PUISI BOY RIZA UTAMA

HINDIA, SEBENTANG PETA KUMAL

PENERBIT

PALAGAN PUSTAKA

Editor | Hary B Kori’un
Desain Cover | Desriman Zahmi
Tata Letak | Supri Ismadi

Diterbitkan pertama kali oleh Palagan Pustaka Pekanbaru, Jl Sidomakmur
Gg Arafah No 1 Arengka Atas, Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Bekerjasama dengan Penerbit LovRinz

Cetakan Pertama, Juli 2020

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dipersilahkan mengutip untuk kemaslahatan dan pencerdasan dengan menyebutkan sumbernya.

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT)
Utama, Boy Riza, Hindia, Sebentang Peta Kumal, Palagan Pustaka, 2020

SEKAPUR SIRIH

Dalam proses penciptaan ini saya berutang dan meminjam banyak dari khazanah kesusasteraan (puisi) Indonesia lama dan kiwari, terutama soal gaya bahasa. Sebagai orang yang bukan berlatar belakang alias menempuh bidang ilmu sastra, saya pun barangkali belajar lebih sering dan agak keras agar karya-karya yang hadir ini dapat masuk ke, dan berdiri sejajar dalam, ranah kesusasteraan (puisi) hari ini. Kesadaran itu yang mendorong saya untuk terus membaca dan menggali lebih banyak lagi informasi agar tidak tertinggal dari—terutama—teman-teman penyair seangkatan.

Boy Riza Utama
Penyair Indonesia

KATA PENGANTAR

KALAU bertemu Boy Riza Utama sekarang saya akan merangkulnya, mengabaikan protokol penjarakan sosial, lama, sambil menepuk-nepuk punggungnya.

Lalu kami akan duduk, memesan kopi dan tentu saja mie aceh. Sedikit bertanya kabar, dan dia merokok. “Saya tak perlu ulangi lagi untuk mengatakan saya suka sajak-sajakmu,” kataku memulai pembicaraan. “Sekarang saya akan jelaskan kenapa saya suka.”

“Pertama, karena tema kegemaranmu itu: sejarah. Itu bukan bahan yang mudah untuk digarap,” kataku. Semakin berumur, saya semakin menyadari betapa pentingnya sejarah, apa yang saya yakini menyimpan semua bahan bagi kita untuk mengurai persoalan kita hari ini. Seperti benang kusut, jika kita hendak mengurainya, pekerjaan kita lebih mudah apabila kita menemukan ujung benangnya. Ujung benang persoalan itu ada dalam sejarah.

“Artinya, Boy, tema yang engkau garap itu sudah menjadi penting ketika engkau memutuskan untuk menuliskannya. Dan saya tahu itu bukan proses menulis yang mudah. Ini alasan saya yang kedua,” kataku.

HASAN ASPAHANI
Penyair Indonesia

Pertanyaan

Kamu tinggal klik tombol “PESAN SEKARANG” dan langsung order ke penulisnya.

Hanya Rp55.000, kamu sudah bisa bawa pulang buku ini

Saat ini buku sedang dalam proses cetak. Oleh karena itu, kami buka PO mulai dari tanggal 25 Juni – 10 Juli 2020. Ayo, dipesan dari sekarang, biar kamu kebagian cetakan petama.

Untuk di luar Kota Pekabaru, ongkir (ongkos kirim) ditanggung pembeli, ya. Kalau pembeli area Pekanbaru, kita bisa janjian dan kamu tinggal bayar di tempat. 

Insyallah masih ada. Namun, harganya mungkin tidak lagi sama, karena kamu membeli lewat dari masa yang telah ditentukan.

Kamu hanya perlu membayar Rp55.000 (di luar ongkos kirim). Selain itu, kamu juga mendapatkan tanda tangan dari penulis buku ini.

Copyright @ 2019 Kawula.id