Sering Bantu Warga, Satpam Ini Lolos Jadi Anggota Dewan

Sering Bantu Warga, Satpam Ini Lolos Jadi Anggota Dewan

Mungkin Kusnadi tak pernah berpikir bahwa dirinya akan lolos menjadi anggota DPRD Kabupaten Sintang dari dapil Sintang 5, Serawai Ambalau.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam Bank Kalbar di Kecamatan Serawai itu mengaku salah satu caleg yang tak memilki banyak dana untuk menyosialisasikan diri ke masyarakat.

Lalu apa yang membuat Kusnadi hingga akhirnya dipercaya menjadi wakil rakyat?

Sebagai penjaga malam, rupanya Kusnadi sering membantu masyarakat di Kecamatan Serawai dan Ambalau. Terutama soal warga yang ingin mengirim uang untuk anak mereka.

Kusnadi, Satpam Bank yang lolos jadi anggota DPRD Sintang, Kalbar. Foto: Antara

Dengan kata lain, Kusnadi telah melakukan investasi sosial sejak tahun 2012. Tak ayal, bentuk bantuannya itulah ia berhasil memperoleh 2.065 suara dan menghantarkannya menjadi anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Biasanya kalau ada orang dari desa ingin transfer di bank saya bantu. Dari pada orang tersebut turun ke kecamatan yang makan biaya banyak, maka saya talangi dulu uang untuk ditransfer ke anaknya,” katanya sebagaimana dilansir Kawula ID dari suara.com, Sabtu (11/5/2019).

Kusnadi menuturkan, ia menyisihkan dana sebesar Rp1 juta di rekening ATM miliknya setiap hari Jumat. Kalau ada masyarakat yang meminta tolong untuk transfer dana ke anaknya pada Sabtu atau Minggu, dengan senang hati ia membantu.

“Jadi saya talangi dulu pakai uang saya untuk transfer ke anaknya kalau ada orang tua yang minta bantuan transfer dana ke anaknya. Nanti jika orang tersebut sudah sempat ke kecamatan baru dibayar, ” kata Kusnadi

Kebiasaan berbuat baik dengan menolong orang lain inilah, akhirnya Kusnadi dikenal masyarakat. Kebaikannya pun akhirnya berbuah manis ketika dirinya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Sintang.

“Saya bersyukur, saya terpilih menjadi anggota dewan,” tuturnya.

Pria kelahiran 10 Oktober 1983 ini mengatakan, awalnya banyak orang yang meremehkan dan menganggapnya tidak mungkin terpilih sebagai anggota dewan. Hal itu mengingat bagaimana pekerjaannya hanya seorang penjaga malam.

Belum lagi, Kusnadi harus menghadapi lawan politik yang kuat dan ketokohan maupun finansial yang jauh dari kemampuan dirinya sendiri.

Berkat modal keyakinannya yang kuat dan selalu berusaha, akhirnya Kusnadi bisa meraih impiannya untuk duduk di kursi parlemen.

Sumber: Suara.com / Editor: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *