Liga Inggris

Sanksi Larangan Bermain 3 Partai Son Heung-min Resmi Dihapus

Son Heung-min / Getty

Tottenham Hotspur kini bisa bernapas lega setelah bandingnya terhadap larangan bermain untuk Son Heung-min dikabulkan FA. 

Sebelumnya, Tottenham Hotspur mengajukan banding atas kartu merah yang diterima Son Heung-min saat melakoni lanjutan Liga Inggris kontra Everton, Minggu (3/11/2019).

Penyerang sayap berpaspor Korea Selatan itu diusir wasit Martin Atkinson setelah melakukan pelanggaran terhadap gelandang Everton, Andre Gomes.

Semula Atkinson mencabut kartu kuning untuk Son, tetapi direvisi menjadi kartu merah melihat kondisi cedera parah yang dialami Gomes.

Pemain Portugal itu mengalami patah tulang hingga membuatnya harus menjalani operasi.

Insiden ini sampai membuat Son yang diidentifikasi sebagai tersangka pun histeris melihat parahnya cedera Gomes.

Hasil laporan pertandingan, Son diganjar kartu merah lantaran tindakan yang dilakukannya bisa membahayakan keselamatan pemain.

Akibatnya, sanksi skors tiga pertandingan berikutnya saat Spurs meladeni Sheffield United, West Ham, dan Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris.

Namun, banding kubu Spurs dikabulkan. Salah satu alasan yang diusung pihak Tottenham ialah bahwa sanksi tiga laga hanya ditujukan buat pelanggaran yang berujung penalti.

Selain itu, tekel keras Son Heung-min terhadap Gomes bukanlah suatu unsur kesengajaan.

Komisi Regulasi Independen mengevaluasi situasi ini dan menyetujui insiden pemberian kartu merah tersebut adalah kekeliruan.

"Son bisa tampil untuk tiga pertandingan domestik Tottenham Hotspur berikutnya," begitu kutipan singkat pernyataan FA, dikutip dari bolasport.com, Rabu (6/11/2019).

Sebelumnya, pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, menegaskan Son tak layak diganjar kartu merah.

Dia pun mengkritik pengunaan Video Assistant Referee (VAR) untuk merevisi keputusan Atkinson atas pelanggaran itu.

"Sudah jelas Son tak punya maksud menimbulkan masalah yang terjadi setelah insiden tersebut. Sungguh tak bisa dipercaya melihat dia diberi kartu merah," katanya.

"Dalam situasi itu, kami perlu bantuan karena keputusan wasit adalah kartu kuning, tapi VAR mengubahnya. Ini contoh terbaru tentang ketidakjelasan VAR," pungkas pelatih berkebangsaan Argentina itu.

​​​​



Loading...




[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar