Rekomendasi Saham Terbaru Tahun 2021

  • Whatsapp
rekomendasi saham hari ini

Cermat dalam melihat peluang bisa jadi faktor penentu untuk meraih cuan. Demikian pula dengan sejumlah saham yang diproyeksikan berpotensi naik sepanjang tahun. Yuk, simak rekomendasi saham hari ini sebagai bahan pertimbangan ke depan, dan sektor mana saja yang punya kans untuk cuan?

Meski kamu tergolong baru dalam mengenal saham, tidak ada salahnya untuk mencari tahu sejumlah saham yang menarik untuk dilirik di tahun 2021 ini. Walau sejumah sektor masih dihantui pandemi, beberapa kinerja emiten terbilang prospektif.

Ada beberapa emitmen yan cenderung membaik seperti emiten perbankan, infrastruktur, hingga properti. Tahun ini berpeluang menjadi kebangkitan bagi saham-saham yang sepanjang tahun 2020 mengalami tekanan.

Dikutip dari CNBC Indonesia, beberapa rekomendasi saham hari ini bisa dijadikan bahan pertimbangan, karena dinilai cukup potensial sepanjang tahun 2021

Rekomendasi Saham Hari Ini 

1. Perbankan

Rekomendasi saham hari ini yang diproyeksikan bakal menarik peluang adalah emiten perbankan. Bank-bank di Indonesia dinilai bisa menghasilkan salah satu tingkat pengembalian (return) terbaik di kawasan Asia dan secara global.

Kendati demikian, ada bayangan risiko pada sektor ini salah satunya kenaikan kredit bermasalah atau non-performing loan/NPL. JPMorgan Indonesia memperkirakan saham-saham perbankan akan bergerak sejalan dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi.

Pilhan rekomendasinya adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), hingga PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

2. Konsumer

Berikutnya adalah sektor konsumer. Masih mengutip CNBC Indonesia, JPMorgan memilih emiten dengan ekuitas dan merek kuat. Selain itu, menghasilkan daya beli yang juga kuat dan pada akhirnya menghasilkan pendapatan yang tinggi.

“Pilihan kami untuk tahun 2021 adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).” tulis laporan JPMorgan.

Salah satu produk ICBP, yaitu mi instan Indomie terus memperoleh pangsa pasar selama 2 tahun terakhir meskipun telah menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar.

3. Properti

Kamu juga bisa melirik sektor properti karena beberapa emiten dinilai prospektif. Salah satu pilihan JPMorgan di sektor properti adalah PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).

Hal ini tentu mengingat kontribusi pendapatan berulang (recurring income) yang kuat sekitar 50 persen dan neraca keuangannya juga terbersih di sektor ini.

“Kami percaya PWON adalah wakil terbaik di sektor properti, jika ada pembukaan kembali ekonomi, mengingat keberadaannya yang dominan di pusat perbelanjaan dan ritel.” katanya.

Tak hanya PWON, pengembang properti PT Summarecon Agung Tbk. dan PT Ciputra Development Tbk. juga direkomendasikan.

4. Telekomunikasi

Rekomendasi saham potensial selanjutnya adalah sektor telekomunikasi. JPMorgan menempatkan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi pilihan utama.

“Kami percaya pada kepemimpinan pasar TLKM yang didukung keunggulan kompetitif struktural melalui operasi terintegrasi, keunggulan signifikan dalam broadband seluler dan jaringan telepon tetap yang lebih komprehensif,” katanya lagi.

5. Infastruktur dan Kontruksi

Saham pilihan JPMorgan di sektor ini yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)  karena melihat pemulihan berbentuk V di tahun 2021 dengan visibilitas pendapatan yang tinggi.

Jalan tol juga memiliki tingkat kebutuhan produk yang relatif tinggi.

6. Pertambangan

Sektor pertambangan tetap seksi meskipun sempat mengamali penurunan. Harga batu bara sempat turun di level US$ 50/ton pada Mei-Agustus lalu.

Namun, harga batu bara Newcastle mulai pulih kembali ke level US$ 60-65/ton pada November lalu. Harga batu bara domestik di China juga naik di level RMB 600/ton.

Kenaikan ini dipengaruhi ketatnya pasokan lokal, pencabutan pembatasan impor/pengaturan ulang kuota di Tiongkok, dan harga LNG regional yang lebih tinggi.

Sejumlah saham yang bisa jadi pertimbangan adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Netral.

Ada juga PT United Tractors Tbk dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang bisa jadi pertimbangan ke depan.

Baca juga: 8 Broker Saham Terbaik di Indonesia

Tips Memilih Saham agar Bisa Cuan

1. Memerhatikan Indeks

Tak mudah memilih saham karena banyaknya emitem yang bisa jadi pilihan. Nah, kamu bisa mengacu kepada indeks saham dengan karakteristik tertentu yang dibuat Bursa Efek Indonesia.

Indeks-indeks tersebut dapat digunakan untuk membaca pergerakan saham secara umum salah satunya IHSG.

IHSG dijadikan acuan pokok untuk mengukur pergerakan semua saham yang tercatat dan sering dijadikan pembanding kinerja reksa dana saham sebagai tolak ukur kinerja.

Selain IHSG, berikut indeks lainnya:

  • Indeks LQ45
  • IDX 30
  • Indeks Sektoral
  • Jakarta Islamic Index (JII)
  • Indeks BISNIS-27

2. Melakukan Analisis

Tips lainnya adalah melakukan analisis. Kamu tidak mau kan membeli kucing dalam karung? Umumnya, ada dua analisis yang biasa digunakan dalam melakukan analisis yaitu analisis fundamental dan teknikal.

Analasisi fundamental meliputi memiliki kapitalisasi pasar lebih Rp500 miliar, model bisnis yang jelas, konsisten dalam hal laba, dan lainnya.

Sementara analisis teknikal, misalnya, tidak membeli saham yang 80 persen sideways dan memiliki tingkat volatilitas yang tinggi serta secara liquid diperdagangkan setiap hari.

Sebaiknya, memang perlu mempelajari kedua analisis tersebut untuk memilih saham terbaik.

3. Memantau Perkembangan Terkini

Sebelum memilih saham, biasakan memantau perkembangan terkini. Perbaharui informasi yang sedang berkembang saat ini terkait isu pasar yang berpotensi berpengaruh ke harga saham.

Pantau pertumbuhan ekonomi, utang pemerintah, depresiasi rupiah, ekspor impor, inflasi, hingga kebijakan yang berpengaruh ke harga saham.

4. Pilih Saham Blue Chip

Bagaimanapun, saham blue chip merupakan pilihan yang harus kamu pertimbangkan. Perusahaan blue chip adalah perusahaan unggulan di pasar modal dan menjadi buruan para investor besar. Saham blue chip memberikan peluang investor untuk berinvestasi jangka panjang.

Itu tadi beberapa rekomendasi saham terbaru sebagai bahan pertimbangan kamu untuk menentukan sektor mana yang tepat dalam memilih saham terbaik ke depannya. Semoga berguna.

Pos terkait