Punya Online Shop? Ini Kiat Meningkatkan Penjualan dan Menjangkau Target Pasar

Ilustrasi

Berjualan online sejatinya memiliki konsep yang hampir mirip dengan berjualan konvensional. Untuk meningkatkan pengunjung toko, tentunya kita mesti memikirkan banyak hal kreatif agar orang tertarik dengan produk yang kita jual. Hal yang harus dilakukan untuk mendatangkan pengunjung toko, yaitu membuka toko dan menawarkan produk yang ada (pada online shop, seperti mengunggah produk yang kita jual).

Kendati demikian, untuk clossing penjualan tak segampang itu. Ada banyak tahapan yang mesti dilakukan untuk menarik pembeli. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan target pasar. Keunggulan berjualan di media sosial adalah kita mampu memasarkan produk seluas-luasnya. Menjangkau yang tak terjangkau.

Nah, caranya gimana sih agar produk kita ini dapat menjangkau target pasar yang kita inginkan? Yang pertama adalah dengan membuat nama toko online yang menarik. Jika bisa, gunakan nama yang menyinggung produk yang kita jual. Jika menjual baju, maka tambahkan kata baju pada use rname toko online shop Anda. Misalkan: Baju Tidur Roma.

Dengan cara seperti itu, maka kita telah membuat identitas yang langsung diketahui oleh pengguna media sosial. Bisa dikatakan, orang akan langsung “ngeh” bahwa akun yang Anda kelola ini adalah akun yang menjual baju tidur. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan fitur-fitur yang disediakan oleh media sosial yang Anda gunakan untuk menjangkau konsumen baru.

Di dunia digital, Anda tak dapat menjual segalanya. Harus ada segmentasi produknya. Jika menjual baju, maka jual baju saja. Jika jual makanan, jangan sekalian jual motor di sana. Dengan membuat toko yang menjual barang sejenis/spesifik, Anda akan menemukan target pasar yang sesuai. Namun, apabila Anda memang menjual banyak jenis barang, Anda bisa mengakali dengan membuat beberapa akun media sosial agar dagangan Anda tidak bercampur satu sama lain.

Nah, setelah menentukan produk apa yang Anda jual, maka langkah selanjutnya adalah trik memasarkannya. Hal paling umum dan dasar dalam memasarkan produk di media sosial adalah mencari kata kunci yang tepat. Untuk itu, Anda harus melakukan riset mendalam atau mencari konsultan yang telah dulu terjun ke bidang jual beli online agar Anda dapat menemukan pasar yang sesuai keinginan Anda. Kata kunci di sini maksudnya adalah apa yang pertama kali dipikirkan calon pembeli ketika ingin membeli barang. Misalkan: Beli Baju Tidur Motif Bunga.

Nah, agar produk Anda masuk ke dalam radar pencarian, maka Anda juga harus meniru kata kunci tersebut. Misalkan: Jual Baju Tidur Motif Bunga Nyaman Banget. Nah, cara seperti ini bisa Anda gunakan untuk membuat konsumen tak terduga menemukan Anda. Selain itu, Anda juga harus mengeluarkan dana untuk beriklan. Beriklan merupakan salah satu cara yang ampuh untuk meningkatkan pengunjung.

Strategi branding selanjutnya adalah memberi pelayanan yang maksimal. Jangan salah, seseorang yang bertanya kepada Anda meskipun pada akhirnya tidak jadi membeli, suatu saat nanti, bisa saja orang itu akan kembali melirik toko Anda hanya karena Anda telah memberikan pelayanan yang maksimal. Pelayanan maksimal ini tidak hanya soal interaksi Anda dengan calon konsumen. Akan tetapi, keterangan yang lengkap, foto yang baik, dan sebagainya adalah juga bentuk sebuah pelayanan. Anggap saja, postingan jualan Anda adalah etalase yang menayangkan barang-barang Anda. Tentu saja, Anda ingin etalase tersebut selalu rapi dan bersih.

Pelayanan yang baik juga mencakup promo-promo yang Anda berikan. Anda bisa saja memberikan diskon, gratis ongkir, dan lain sebagainya untuk meringankan beban konsumen Anda. Apa dampak dari ini? REPUTASI toko Anda akan meningkat. Paling tidak, pembeli yang telah membeli barang di toko Anda berpeluang kembali berbelanja suatu saat nanti. Selain itu, kepuasan konsumen atas pelayanan yang Anda berikan akan menjadi testimoni yang dapat disebarkannya kepada lingkaran sosialnya.







[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar