Personal Branding, Seberapa Penting?

  • Whatsapp
personal branding

Personal branding artinya proses mencitrakan diri dengan tujuan membentuk reputasi individu yang kuat kepada publik.

Keliru agaknya jika hari ini masih ada orang yang berpikir dalam proses membangun image hanya berlaku bagi pebisnis saja. Dunia digital hari ini telah memungkinkan siapa saja untuk membangun reputasi dengan ciri khas masing-masing.

Citra diri ini juga diperlukan dalam berbagai profesi. Pasalnya, dari sana orang-orang mulai meciptakan persepsi tentang individu tertentu berdasarkan berbagai kriteria seperti kemampuan yang unik, integritas, falsafah hidup yang baik, gaya atau penampilan yang berbeda, dan berbagai faktor lainnya.

Untuk lebih memudahkan kamu mengenali seluk beluk personal branding, sebaiknya simak artikel ini hingga tuntas, ya.

Apa Itu Personal Branding?

Sederhananya, personal brand adalah apa yang kamu tampilkan ke hadapan publik yang menghantarkan mereka pada simpulan / label tertentu terhadap dirimu.

Sadar atau tidak, sengaja atau tidak disengaja, setiap orang punya personal branding. Menariknya, dalam membangun sebuah imej dapat membawa kamu ke level yang lebih baik. Dengan kata lain, personal brand bisa meningkatkan karier di dunia kerja. Bahkan bisa sampai pada tahap mengukuhkan diri sebagai leader, dan seterusnya.

Membangung citra diri yang baik di hadapan publik memerlukan proses yang tidak sebentar. Untuk mencapai tujuan dari personal branding ini, paling tidak ada beberapa unsur yang diperlukan, seperti:

  • Memahami diri sendiri dengan baik
  • Punya kemampuan yang unik
  • Punya integritas
  • Pengalaman yang matang
  • Gaya yang berbeda
  • Komunikasi yang baik
  • Memiliki falsafah hidup
  • Dan sebagainya

Unsur-unsur di atas tentu belum cukup untuk membawa seseorang mencapai gol dari personal branding. Namun begitu, paling tidak kamu sedikit banyak mengetahui bagaimana cara mempromosikan diri ke publik untuk meraih kepercayaan dan reputasi diri yang baik.

Seberapa Penting Personal Branding?

Sekarang, akan ada pertanyaan seperti ini, “seberapa penting personal branding?”. Jawabannya, bisa variatif. Akan tetapi, jika ditilik dari segi manfaat, maka banyak sekali yang bisa diambil dari situ. Karena itu branding menjadi penting.

Sebagai gambaran kecil, saat kamu secara berkelanjutan membangun citra diri yang lekat pada diri di media sosial dengan membagikan unsur-unsur seperti yang telah diuraikan di atas, maka akan banyak pula orang yang akan terlibat mengikuti, sampai berbagi konten yang telah kamu buat.

Hal-hal kecil ini lah yang pada akhirnya membuat seseorang akan mudah dikenal, bahkan orang-orang akan mencari tahu tentang dirimu. Tidak menutup kemungkinan akan ada investor yang akan memberi proyek, atau seorang manager yang mencari dirimu untuk bekerja dengan penilaian tertentu.

Perlu diketahui, berdasarkan penelitian, paling tidak ada 70-80% akan meneliti para influencer terlebih dahulu sebelum melakukan kerja sama dengan mereka. Itulah kenapa personal branding begitu penting di era digital ini.

Manfaat Citra Diri

Jika orang mengenal kamu, apa yang akan terjadi? Banyak orang yang lebih mempercayaimu kamu. Bukan hanya itu, Personal branding yang kuat sangat membantu kamu untuk memperoleh kredibilitas, relasi baru, dan bahkan kesempatan baru dan lebih dikenal dikenali baik secara personal dan profesional.

Citra diri yang kuat akan membantu kamu untuk meyakinkan siapapun bahwa kamu adalah yang terbaik di bidang yang kamu geluti, dan hal ini sangat pas buat orang yang sedang mencari kerja.

Saat kamu melamar pekerjaan dan kamu memiliki citra diri yang kuat maka peluang untuk dilirik dan diterima kerja sangat tinggi. HRD akan lebih mudah menemukan jejak digital kamu karena adanya personal branding.

Tips Membangun Personal Branding

Banyak cara membangun citra diri ini, tetapi dalam artikel ini akan membahas beberapa langkah utama yang sangat penting untuk diterapkan dalam menciptakan sebuah kesan orang lain pada kamu.

Sebelumnya, ada baiknya untuk mengetahui dasarnya terlebih dahulu. Berikut sejumlah pertanyaan tentang strategi mengenal diri untuk personal branding :

  • Siapa kamu?
  • Apa keyakinan dan nilai utama pada diri kamu?
  • Apa jenis budaya perusahaan yang kamu inginkan?
  • Skill apa yang bisa kamu tawarkan?
  • Bagaimana kamu berpengaruh pada lingkungan di sekitarmu?

Beberapa pertanyaan di atas akan membantu kamu untuk mengetahui dasar dari diri dan menciptakan personal branding yang kuat. Setelah usai dengan pertanyaan tersebut maka kamu bisa mulai mengetahui cara membangun personal branding yang benar, di antaranya:

1. Menentukan Tujuan

Hal paling utama adalah kamu harus menentukan tujuan kamu dalam membangun personal branding. Ketika seseorang bertanya pada kamu “Apa tujuan kamu ingin dikenal orang lain?” Maka pertanyaan itu bisa lebih mudah dijawab ketika kamu sudah memahami beberapa pertanyaan di atas.

Kamu pasti akan menggemari salah satu orang dengan personal branding yang sudah kuat. Kamu bisa jadikan tokoh tersebut sebagai inspirasimu. Kamu bisa melihat dan mempelajari bagaimana ia menampilkan diri mereka secara online dan menyampaikan idenya melalui tulisannya, videonya, hingga fotonya.

2. Tampilkan Citra Diri Sesuai Portofolio

Menentukan tujuan personal randing harus sesuai dengan portofoliomu. Kamu pasti tidak ingin dianggap orang yang hanya pencitraan saja. Walaupun pada dasarnya pencintraan itu bisa berarti positif ataupun negatif, dalam hal ini bergantung bagaimana kamu menyikapinya.

Misalnya, kamu ingin dikenal sebagai seorang penulis buku yang terkenal, tetapi tidak mempunyai buku yang best seller. Hal tersebut tentunya akan menimbulkan kesan jika kamu hanya mengada-ngada dan kamu sebenarnya bukanlah penulis buku terkenal.

Ketika personal branding kamu tidak sesuai dengan kenyataan, tentu itu menjadi pembohongan publik. Apakah kamu bangga dengan hal tersebut? Jadi, sebaiknya tampilkan dirimu portofolio yang bersangkutan dengan ketermpilan yang kamu miliki.

3. MemBuat Website Pribadi

Bagaimana membangun personal branding yang mudah? Salah satu cara termudah dalam membangun citra diri adalah dengan mulai membuat website pribadi. Lho, kenapa mesti website?

Begini, dengan website kamu bisa lebih mudah dikenal dan dipercaya. Tidak bisa dimungkiri, saat ini orang yang memiliki web lebih bisa menarik kepercayaan orang lain. Apalagi, jika kamu seorang profesional di bidang tertentu yang mempublikasikan seluruh project dan portofolio di webiste pribadi.

Website pribadi punya keunggulan tersendiri. Kamu bebas mengatur konten di dalamnya, menambahkan portfolio, berbagi informasi,dan lain sebagainya. Lewat website tersebut, kamu bisa meningkatkan kredibilitas.

Tak perlu khawatir dalam membuat website, kini banyak kemudahan dalam proses pembuatan website. Mulai dari tutorial cara membuat website, hingga sampai pada tahap tempat membeli hosting murah sebagai pilihan utama kamu dalam membangun personal brand.

Apakah ada cara lain untuk membangun personal branding selain dengan membuat website? Tentu saja ada. Kamu bisa menggunakan Jasa Press Release Media Nasional sebagai upaya mendapatkan rekam jejak digital sekaligus membangun citra diri yang positif.

4. Buat Konten yang Bernilai

Konten sangat penting dalam hal ini, Konten menjadi alat untuk mengomunikasikan dan memasarkan semua nilai dari personal brand kamu untuk lebih dikenal oleh orang lain baik melalui sosial media, website atau media yang lainnya.

Pemasaran konten menjadi salah satu strategi yang tergolong maksimal dalam membangun personal branding. Dengan content marketing kamu bisa lebih mudah untuk memasarkan konten dan membuat diri kamu lebih dikenal.

Selain itu, optimasi sosial media juga menjadi pilar utama. Pastikan kamu telah melakukan riset pada audies untuk mengetahui strategi yang terbaik dalam membangun personal branding. Dengan optimasi inilah kamu bisa memaksimalkan personal brand kamu.

5. Bangun Jaringan dan Lakukan Kolaborasi

Membangun jaringan juga tidak kalah pentingnya untuk mempercepat personal branding. Dalm hal ini, kamu bisa bertemu dengan teman baru rekan kerja baru, peluang kerja yang lebih baik yang secara tidak langung akan membantu untuk mengembangkan citra diri kamu.

Tak sampai di situ, melakukan kolaborasi juga sama pentingnya. Kamu bisa berkaca pada YouTuber ternama, yang hari ini masih melakukan kolaborasi. Dengan demikian, koneksi kamu semakin luas, dan kepercayaan orang-orang pun semakin kuat terhadap dirimu.

Itu tadi beberapa informasi mengenai cara membangun personal branding yang kuat, Mulai terapkan dan buat kesan baik yang menempel pada diri kamu.

  • Whatsapp