Pengangkatan Waria di Kemenkes Malaysia Tuai Kontroversi


Loading...

Kementerian Kesehatan Malaysia telah menerima hujatan atas penunjukan seorang waria untuk Country Coordinating Mechanism (CCM) Malaysia yang ditugaskan untuk memerangi HIV / AIDS.

Kepala Wanita Umno, Datuk Dr Noraini Ahmad, mengecam penunjukan Rania Zara Medina sebagai anggota komite, mengklaim bahwa kelompok LGBT memiliki disforia gender yang bertentangan dengan nilai-nilai dan kepercayaan mayoritas Malaysia.

Ia mempertanyakan apakah penunjukan tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah mengakui mereka yang mempromosikan praktik LGBT.

Wakil Menteri Kesehatan, Dr Lee Boon Chye, pada Selasa (9/7) membela penunjukan Rania, mengatakan bahwa Kabinet pada tahun 2009 membentuk CCM Malaysia dengan tujuan untuk mengatasi HIV / AIDS melalui kontribusi dari Global Fund.

Dia mengatakan, seperti yang disyaratkan oleh Global Fund, anggota CCM terdiri dari 25 orang yang mewakili pemangku kepentingan seperti lembaga pemerintah, LSM, akademisi dan perwakilan masyarakat dari kelompok sasaran.

Istimewa

″Kelompok sasaran termasuk waria, gay/lesbian, pekerja seks perempuan, pengguna narkoba dan orang yang hidup dengan HIV / AIDS,” kata Dr. Lee.

Dewan AIDS Malaysia justru memuji penunjukan Rania, mengatakan itu adalah langkah menuju strategi memerangi HIV yang berhasil dan inklusif. 



Loading...




[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar