6 Makanan Berprotein untuk Vegetarian

  • Whatsapp

Protein diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan tubuh manusia. Makanan vegetarian dapat menjadi sumber protein yang baik. Sebagian besar sumber protein nabati mengandung semua asam amino esensial.

Ketika jumlah asam amino tertentu, seperti metionin dan lisin rendah, menggabungkan makanan dengan biji-bijian, akan menyeimbangkan kandungan asam aminonya dan membuatnya “lengkap”. Misalnya, menggabungkan lentil dengan nasi atau hummus dengan roti gandum.

Bacaan Lainnya

Artikel ini memberikan 6 makanan protein vegetarian lengkap teratas.  Makanan vegetarian tinggi protein termasuk tahu, kacang-kacangan, lentil, kacang hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, selai kacang, dan jamur kancing putih. Nilai harian saat ini (% DV) untuk protein ditetapkan pada 50 gram per hari dan dimaksudkan sebagai target umum bagi kebanyakan orang. Orang harus makan 0,36 g protein per pon berat badan, dan lebih banyak jika mereka aktif.

Almond

Siapa yang tidak kenal dengan almond? Sering orang menyebutnya kacang almond, termasuk dari jajaran kacang-kacangan premium, yang sangat spesial jika ditambahkan kedalam masakan lainnya, entah sebagai dessert atau makanan berat. Jumlah protein dalam almond adalah sebesar 12% DV per cangkir.

Tahu

Tahu lunak sedang memberikan 40% DV per cangkir. Tahu lembut memberikan 36% DV per cangkir. 1 cangkir tempe (kedelai yang difermentasi) menyediakan 67% DV.

Catatan: Jumlah protein dalam tahu dapat berkisar antara 4,8g (10% DV) hingga 17,3g (35% DV) per 100 gram porsi (atau kurang dari 1/2 cangkir). Lihat perbandingan nutrisi 10 merek tahu umum . Untuk mengetahui lebih lanjut, gunakan peringkat nutrisi terperinci dari semua makanan vegan yang tinggi protein.

Lentil

Miju – miju atau Lentil memiliki 17,9 gram protein, atau setara 36% DV per cangkir. Miju-miju¬† sebagian besar dimakan di Asia Selatan sebagai “dhal” rebus atau goreng. Ini memiliki konsistensi seperti sup dan biasanya dimakan dengan roti tidak beragi (“roti”). Nasi rebus juga disajikan sebagai makanan pokok dengan lentil dhal.

Berikut adalah jumlah protein dalam kacang lain (% DV per cangkir). Kacang Putih (35%), Split Peas (33%), Pinto (31%), Kidney Beans (31%), Black Beans (30%), Navy Beans (30%), Chickpeas (Garbanzo) (29%), dan kacang Lima (29%).

Kacang Hijau

Kacang yang sangat digemari penduduk Indonesia ini ternyata memiliki tingkat protein sebesar 8,6 gram atau setara dengan 17% DV per cangkir. Membuat kacang hijau sebagai bubur untuk sarapan di pagi hari adalah pilihan yang menggiurkan.

Biji Labu

Biji labu yang terkenal ini, memiliki tingkat protein yang hampir sama besar dengan kacang hijau, yakni 8,5 gram atau setara dengan 17% DV per cangkir. Biji labu bisa dikonsumsi sebagai camilan sehat, dengan cara direbus, dipanggang maupun disangrai.

Jamur Kancing Putih

Jamur yang sering menjadi bahan makanan di restoran ini, ternyata memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. Jamur ini, mengandung vitamin B dan potasium dalam jumlah yang sangat tinggi. Jamur kancing yang mentah, memiliki kandungan yang bebas kolesterol, lemak, dan natrium. Jamur juga memiliki tingkat energi yang sangat rendah – lima jamur kancing berukuran sedang yang ditambahkan hanya memiliki dua puluh kalori (80 kilojoule). Untuk protein, jamur ini mengandung 3,9 gram atau setara 8% DV.

Bagaimana? tertarik untuk menjadi vegetarian? Ternyata banyak loh, makanan vegetarian yang lezat dan mengandung protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Kirimkan komentar kalian jika kalian pernah mencoba semua makanan ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *