Kantor di Dua Kota Tutup, Bukalapak Dikabarkan PHK Karyawan

Kantor di Dua Kota Tutup, Bukalapak Dikabarkan PHK Karyawan

kawula.id – Kabar tak sedap berembus dari salah satu startup unicorn Indonesia, Bukalapak. Startup yang didirikan oleh Achmad Zaky ini kabarnya tengah melakukan pemangkasan jumlah karyawan (PHK) di sejumlah divisi.

Dilansir detikINET, selain PHK di sejumlah divisi, Bukalapak juga dikabarkan menutup kantornya di Medan dan Surabaya. Meski begitu, belum diketahui jumlah pasti karyawan yang terkena perampingan ini.

“Sebagai perusahaan dengan jumlah karyawan total 2.500-an, kami menata diri secara terbatas dan selektif untuk bisa mewujudkan visi kami sebagai sustainable e-commerce,” sebut juru bicara manajemen Bukalapak.

Disebutkan Bukalapak, pertumbuhan gross merchandise value (GMV) atau nilai total barang dagangan yang dijual selama periode waktu tertentu melalui situs jual beli online menjadi ukuran penting bagi e-commerce.

Loading...

“Perusahaan kami sudah maju ke tahap selanjutnya dan sukses menghasilkan peningkatan dalam monetisasi, memperkuat profitabilitas, yang berjalan dengan baik dan bahkan melampaui harapan kami,” ujarnya.

Bukalapak memastikan keputusan PHK ini tidak akan berdampak terhadap layanan kepada para pelanggan mereka.

“Tidak ada dampak ke layanan kami untuk pelanggan. Kami justru ingin terus memberikan impact terhadap Indonesia dan bahkan dunia, tidak hanya saat ini tapi terus hingga generasi-generasi jauh di bawah kita. Yang jelas kami menata diri secara terbatas dan selektif supaya kami bisa fokus untuk bisa implementasi strategi bisnis jangka panjang,” tutupnya.

Bukalapak pertama kali dibuat pada awal 2010 oleh sang CEO Achmad Zaky. Sejauh ini beberapa investor yang menyuntik Bukalapak tercatat ada Ant Financial, Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, GIC dan Grup Emtek.

Bukalapak kemudian dinobatkan sebagai startup unicorn keempat yang dimiliki Indonesia. Unicorn adalah sebutan untuk startup digital kapitalisasi pasarnya sudah mencapai minimal USD 1 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *