Jokowi Ingin Ganti Eselon dengan Teknologi AI, Menristek Siapkan Roadmap

Presiden Joko Widodo. (Foto:ANTARA/Desca Lidya Natalia)
Loading...

Peta jalan (roadmap) penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengganti tugas eselon III dan IV tengah disiapkan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang P.S. Brodjonegoro. Adapun hal itu merupakan perwujudan dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dikutip dari cnnindonesia.com, Bambang mengatakan, jika roadmap sudah terbentuk, Kemenristek akan meneruskan kebijakan penggunaan AI untuk mengganti tugas eselon III dan IV ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

"Untuk AI dari kami roadmap-nya, tapi secara umum, misal untuk birokrasi, nanti harus kerja sama dengan Kemenpan-RB," katanya, Selasa (3/12/2019).

Roadmap pun, imbuhnya, nantinya akan diteruskan ke kementerian/lembaga lain sebab masing-masing institusi memiliki kebutuhan AI yang berbeda-beda untuk mengganti tugas pelayanan publik yang sebelumnya diberikan oleh eselon III dan IV. Meski demikian, ia sendiri belum dapat memaparkan lebih jauh contoh tugas eselon yang akan digantikan oleh AI.

Di samping itu, ia pun belum dapat memberi estimasi waktu roadmap itu akan selesai dikerjakan, demikian halnya soal anggaran yang khusus dialokasikan untuk membentuk roadmap.

"Kami masih tunggu arahan dari rapat koordinasi selanjutnya. Sejauh ini belum terinfo lengkap, tapi secara teknologi kami siapkan AI untuk kelancaran birokrasi," paparnya.

Penggunaan AI sesuai arahan Jokowi, sambungnya, tak akan serta merta mengganti seluruh peran eselon III dan IV. Pasalnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) akan tetap bisa bekerja di kantor.

"Orang-orangnya tetap ada, orang-orangnya tidak diganti, yang dialihkan adalah fungsinya saja, yang tadinya dilakukan oleh orang, jadi kecerdasan buatan," bebernya.

Jokowi sendiri sebelumnya menginstruksikan pergantian eselon III dan IV dengan AI lantaran dinilai akan lebih mempercepat dan mempermudah pemberian pelayanan kepada publik. Meski begitu, pergantian ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari eselon IV hingga ke eselon III. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, rencana pergantian pejabat eselon III dan IV dengan AI tidak membutuhkan dana khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Namun, kata Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, kementerian sejatinya tetap membuka ruang penyediaan dana jika sewaktu-waktu kebijakan Jokowi ini membutuhkan anggaran khusus.(but)



Loading...




[Ikuti Terus Kawula.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar