Tips Mengirim Frozen Food Menggunakan Ekspedisi

  • Whatsapp
frozen food

Salah satu kegemaran masyarakat saat ini adalah mengonsumsi frozen food (makanan beku). Begitu juga dari sisi bisnis frozen food, yang belakangan semakin berkembang di Indonesia. Pasalnya, selain praktis frozen food memiliki daya tahan lebih lama.

Bagi kamu yang memiliki usaha makanan beku, ada poin penting yang perlu diperhatikan, yaitu cara mengirim makanan beku melalui ekspedisi dan cara mengemas makanan beku tersebut untuk dikirim ke berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

Tahap pengiriman produk menjadi hal yang urgensi, apalagi produk yang dikirim adalah makanan. Maka dari itu, kamu harus memastikan bahwa makanan yang dikirim bisa sampai ke tujuan dalam kondisi baik dan segar.

Mengirim produk makanan beku tidak bisa disamakan dengan mengirim makanan sebagaimana biasanya. Dalam hal ini, kamu harus memastikan wadah atau tempat khusus yang kamu gunakan untuk mengirim frozen food guna menghindari kerusakan. Oleh karena itu, makanan beku tidak dikemas dengan plastik biasa, kayu saat dikirim ke luar daerah.

Supaya produk frozen food sampai tujuan, berikut tips mengenai ekspedisi frozen food yang aman.

Memastikan Kemasan Tertutup dengan Rapat

Persoalan yang seringkali membuat khawatir pelaku usaha saat mengirim makanan beku adalah terkontaminasi dengan partikel asing. Untuk menghindari hal itu, pastikan makanan beku dikemas dengan rapat dan kedap udara. Sebab, makanan bisa terhindar dari kerusakan apabila kemasan tertutup rapat, dan memiliki daya tahan yang lebih lama.

Seperti yang telah disinggung pada artikel bisnis makanan beku sebelumnya, dalam menentukan kemasan frozen food, gunakanlah plastik khusus yang tidak memiliki pori dan hampa udara, yaitu plastik nylon.

Selain hampa udara, plastik nylon memiliki fleksibilitas dan elastisitas yang tinggi. Oleh sebab itu, pastikan makanan beku tertutup rapat guna menjaga makanan tidak mudah terguncang dan rusak saat di perjalanan sewaktu pengiriman berlangsung.

Wadah Styrofoam atau Kotak Es

Ketika ingin mengirim makanan beku ke pembeli yang ada di luar daerah, sebaiknya kamu menggunakan wadah terisolasi seperti styrofoam atau kotak es untuk menjaga suhu makanan beku agar tetap dingin.

Apabila kamu ingin menghemat biaya pengiriman, sebaiknya gunakan styrofoam untuk mengirim makanan beku. Sebagai catatan, pilih wadah pengiriman sedikit lebih besar dari ukuran dan jumlah makanan bekuĀ  yang akan dikirim. Hal ini berguna agar kamu dapat menambahkan ice gel di dalamnya.

Membatasi Jumlah Ice Gel

Sewaktu menambahkan ice gel ke dalam wadah, jangan menggunakannya secara berlebihan. Sebaiknya kamu menggunakan perbandingan 20:80. Dua puluh persen wadah diisi ice gel sementara itu 80% sisanya adalah makanan beku yang akan dikirimkan.

Perlu diingat, apabila kamu tidak membatasi jumlah ice gel, maka ini akan berdampak pada biaya pengemasan sekaligus pengiriman akan lebih tinggi.

Jadi, trik menggunkan ice gel untuk makanan beku yang akan dikirim, yaitu sebelum memasukkan makanan ke dalam wadah styrofoam atau kotak es, masukan dulu ice gel di dasar kotak. Kemudian masukkan produk makanan beku dan tambahkan lagi sisa ice gel di atasnya. Setelah itu tutup wadah dengan rapat.

Memilih Ekspedisi Frozen Food

Karena durasi dan temperatur sangat berpengaruh terhadap pengiriman makanan beku, sebaiknya gunakan layanan jasa pengiriman barang yang instan untuk mengirimkan frozen food agar makanan bisa segera sampai.

Rencanakan waktu pengirimanmu agar pengiriman bisa semakin efisien dan efektif baik dari segi biaya maupun waktu. Kamu bisa memilih ekspedisi terbaik untuk mengirim barang, khususnya produk makanan beku yang dikirim.

Menjalankan bisnis frozen food, sangat penting untuk memilih jasa pengiriman barang yang tepat. Dengan mengikuti prosedur pengemasan dan pengiriman seperti yang dijabarkan di atas, kamu bisa mengirimkan makanan beku dengan aman melalui ekspedisi terbaik sesuai pilihanmu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *