Habis Lebaran Bokek? Ini 3 Cara Mengelola THR dengan Baik

Habis Lebaran Bokek? Ini 3 Cara Mengelola THR dengan Baik
Loading...

Setiap tahun para pekerja (karyawan) selalu menantikan Tunjangan Hari Raya (THR). Terlebih umat Islam sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Mengingat besaran THR yang diperoleh para pekerja, tak jarang uang tersebut digunakan sebagai ongkos mudik lebaran, atau membeli kebutuhan yang diperlukan saat merayakan lebaran nanti.

Umumnya, jumlah THR yang didapat karyawan tetap dan telah bekerja lebih dari 12 bulan bisa satu kali gaji. Sementara buat yang bekerja di bawah 1 tahun bakal disesuaikan dengan masa kerjanya.

Nah, dari situ, tak sedikit yang keliru saat mendapatkan THR, di antaranya menghabiskan dalam waktu singkat. Hal itu biasa terjadi, kecenderungan mengeluarkan uang lebih banyak saat mendapatkan uang tambahan sangat besar.

Sebagai contoh, manusia cenderung ‘gatal’ saat memiliki kelebihan uang. Akibatnya, pengeluaran tersier yang tidak terlalu penting seperti membeli pakaian, nongkrong buka puasa bersama teman-teman di tempat mewah, atau membeli barang-barang menjadi sasaran pengeluaran.

Jika mau mengontrol nafsu berbelanja atau nongkrong di kafe mewah, banyak hal yang lebih bijak yang bisa dilakukan dalam mengeluarkan dana THR.

Tak bisa dimungkiri juga bahwa THR adalah bonus tahunan. Namun, pernahkah kamu berpikir kalau dimanfaatkan sebaik-baiknya justru THR yang kamu peroleh bisa menyelamatkan kepastian keuanganmu di bulan-bulan mendatang.

Nah, supaya tidak bokek setelah lebaran berikut tiga langkah mudah mengelola THR yang kamu dapatkan.

Menyisihkan Uang THR untuk Dana Taktis

Sebagai pekerja yang mungkin juga berkeluarga, dana taktis (darurat) adalah pos yang paling penting.

Biasanya, kamu akan mengisi pos ini ketika gajian tiba dan menyisihkan sebagian. Idealnya, dana taktis adalah sekitar 3 sampai 6 kali gaji. Tujuannya tentu untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi secara dadakan.

Nah, buat kamu yang merasa kesulitan buat memenuhi target dana taktis, THR yang diperoleh bisa dijadikan solusi. Coba sisihkan sebagian THR yang kamu dapatkan ke pos ini. Dampak baiknya bisa meringankan beban keuangan ke depannya.

Akan ada banyak keperluan-keperluan yang gak terduga di masa mendatang. Untuk itulah persiapkan sebaik-baiknya dana darurat. Buat keluarga di perkotaan, biasanya dana darurat bisa digunakan untuk perbaikan mobil, perbaikan rumah, biaya pendidikan anak, dan terakhir adalah untuk ketidakpastian kesehatan.

Prioritaskan Uang THR untuk Mengangsur Cicilan

Utang adalah kewajiban yang harus kamu bayar dengan segera. Entah itu utang ke teman, keluarga, atau ke bank semuanya harus kamu lunasi.

Namun, banyak yang sulit untuk bayar utang, apalagi ke teman sendiri. Seorang teman juga gak bakal tega untuk menagih utangnya ke kamu, jadi alangkah baiknya kalau kamu tahu diri dan memiliki kesadaran buat membayarnya. Kamu hanya perlu komitmen untuk melunasi semua utang-utangmu.

Ada beberapa cara membuat kamu berkomitmen lebih untuk melunasinya, pertama, buatlah rencana pembayaran. Misalnya kamu memiliki utang dalam jumlah banyak ke teman cobalah buat rencana kapan akan membayarnya, apabila dicicil silahkan tulis per bulannya berapa yang ingin kamu bayar sampai lunas.

Kemudian, patuh sama rencana yang telah dibuat. Kalau kamu patuh, dijamin utang kamu bakalan cepat lunasnya.

Nah, tapi kan terkadang, uang gaji tersebut suka habis begitu saja, padahal kamu belum bayar utang. Demi menghindari hal-hal seperti ini, alangkah baiknya buat mengalokasikan uang tambahanmu, seperti uang THR demi membayar utang tersebut.

Jadi seandainya di bulan berikutnya kamu ada pengeluaran dadakan, utang gak bakal mengganggu kebutuhanmu. Lagian, semakin cepat lunas semakin bagus kok.

Berhemat Sebaik Mungkin

Salah satu langkah bijak mengelola THR adalah jangan menghamburkannya secepat kilat.

Alangkah baiknya kalau uang tersebut digunakan untuk tabungan atau investasi. Membelanjakan uang dalam waktu sesaat dalam jumlah besar adalah kebiasaan yang sangat buruk.

Mungkin kamu akan mendapatkan kesenangan dan kepuasan sesaat, tapi di masa yang akan datang? Kamu bakalan pusing memikirkan tabungan yang segitu-segitu saja.

Cobalah bertindak biasa saja seperti bulan-bulan biasanya. Pertahankan pengeluaranmu hanya untuk keperluan penting yang selama ini kamu lakukan.

Intinya, meskipun dana THR itu besarannya tak seberapa, tapi buatlah uang tambahan tersebut sebagai sarana untuk kepastian finansialmu di masa yang akan datang.

Pasalnya, apabila keperluan finansial untuk bulan mendatang atau masa yang akan datang telah terpenuhi, dijamin hidupmu juga akan lebih tenang.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *