Gagal Pertahankan Titel Copa del Rey, Valencia Kubur Mimpi Barcelona

Gagal Pertahankan Titel Copa del Rey, Valencia Kubur Mimpi Barcelona
Loading...

Sebelas tahun penantian Valencia untuk menjuarai Copa Del Rey akhirnya terwujud.

Setelah ditaklukkan Liverpool di partai semifinal pada Liga Champions, Barcelona lagi-lagi harus mengubur mimpinya menambah koleksi trofi di musim ini.

Valencia sukses menaklukkan Barcelona di partai final Copa Del Rey dengan skor tipis 2-1 yang berlangsung di Benito Villamarin, Minggu (26/5) dini hari WIB.

Tim asuhan Ernesto Valverde gagal mempertahankan titel Copa del rey untuk kelima kali beruntun. Artinya, Balugrana hanya meraih titel LaLiga musim ini.

Sementara Valencia meraih titel Copa del Rey ke-8 mereka dan terakhir meraihnya 11 tahun silam. Marcelino Garcia Toral, di percobaan final pertama, sukses mempersembahkan titel untuk fans.

Loading...

Menerapkan formasi 4-4-3, Barcelona yang tampil tanpa Luiz Suarez sangat mendominasi permainan. Tapi sayang, Barcelona tak bermain seperti biasanya dengan intensitas yang cepat. Bahkan Barca cenderung kehilangan bola akibat operan yang tak sempurna.

Sebaliknya, Valencia yang menerapkan formasi 4-4-2 cukup merepotkan lini belakang Barcelona melalui counter attack (serangan balik). Terlebih duet maut Kevin Gameiro dan Rodrigo Moreno memiliki kecepatan berlari.

Alhasil, dua ujung tombak Valencia itu mencatatkan namanya di papan skor pada babak pertama. Gameiro mengawalinya pada menit ke-21 dengan menyambut umpan dari Jose Gaya, menggiring bola melewati Clement Lenglet dan melepaskan tendangan yang membuat Jasper Cillessen mati kutu.

Gol pertama tercipta karena Nelson Semedo, bek kanan Barca, ceroboh meninggalkan zona pertahanannya. Sementara untuk gol kedua Valencia, Carlos Soler berlari lebih cepat melewati Jordi Alba sebelum mengirim umpan silang yang ditanduk Rodrigo.

sumber gambar: en.as.com

Barcelona tak bisa membalasnya sampai paruh pertama berakhir. Dua peluang tepat sasaran dari percobaan tendangan Ivan Rakitic dan Lionel Messi mampu diamankan kiper Valencia, Jaume Domenech.

Di babak kedua, Ernesto Valverde coba mengubah permainan timnya dengan memasukkan Malcom dan Arturo Vidal, menggantikan Arthur dan Semedo. Namun, Valencia yang bertahan dengan delapan pemain sangat sulit ditembus pemain Barcelona.

Barca baru dapat mencetak gol di menit 73 dari kemelut pasca sepak pojok. Messi menyambar bola rebound hasil tepisan Domenech yang menepis tandukkan Lenglet. La Pulga onside dan memperkecil ketertinggalan.

Kendati demikian, Valencia mampu bertahan dengan heroik hingga lima menit tambahan waktu berakhir di babak kedua. Valencia menang 2-1 atas Barcelona dan tangisan pecah dari mata fans.

Susunan Pemain:

Barcelona (4-3-3): Jasper Cillessen; Nelson Semedo (Malcom 46′), Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Arthur (Arturo Vidal 46′), Sergio Busquets, Ivan Rakitic (Carles Perez 77′); Sergi Roberto, Lionel Messi (c), Coutinho.

Pemain Cadangan: Inaki Pena, Samuel Umtiti, Thomas Vermaelen, Carles Alena, Arturo Vidal, Carles Perez, Malcom.

Pelatih: Ernesto Valverde

Valencia (4-4-2): Jaume Domenech; Daniel Wass, Ezequiel Garay, Gabriel, Jose Gaya; Carlos Soler, Daniel Parejo (c) (Geoffrey Kondogbia 65′), Francis Coquelin, Goncalo Guedes; Rodrigo Moreno (Mouctar Diakhaby 88′), Kevin Gameiro (Cristiano Piccini 71′).

Pemain Cadangan: Geoffrey Kondogbia, Neto, Ferran Torres, Mouctar Diakhaby, Cristiano Piccini, Toni Lato, Santi Mina.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *