Buat Kamu yang Nggak Enakan, Gunakan 4 Alasan Ini untuk Menolak Ajakan

Buat Kamu yang Nggak Enakan, Gunakan 4 Alasan Ini untuk Menolak Ajakan
Loading...

Manusia yang memiliki kepekaan tinggi terkadang dibingungkan pada kondisi/situasi tertentu. Lidah tetiba terasa kelu untuk bilang ‘tidak’ terhadap permintaan orang lain.

Kondisi semacam ini mungkin pernah kamu alami. Alangkah tak enak hati menolak ajakan teman. Apa lagi situasi itu didukung dengan sifat kamu yang nggak enakan. Jadi serba salah kan?

Nah, kalau kamu menyadari memiliki sifat pemakluman yang tinggi (baca: gak enakan), disadari atau tidak, jika tak segera kamu ubah, hal itu bisa menguras waktu, tenaga, dan pikiranmu alias merugikan diri kamu sendiri.

Jika kamu termasuk tipe orang yang sulit menolak ajakan teman, ada baiknya kamu belajar mempraktikkan cara menolak ajakan tanpa membuat orang lain kecewa.

“Duh, maaf banget nih, aku udah punya janji lain”

Mungkin kalimat itu terkesan sedang berbohong. Tapi, coba dicerna dulu baik-baik, dan jangan berpikir bahwa kamu lagi berbohong. Kembalikan semuanya pada komitmen semula: mengubah sifat gak enakan. Toh, tak ada juga kewajibanmu untuk selalu ikut serta.

Loading...

“Aku skip dulu deh. Lain kali aku ikut gabung”

Penolakan tidak selalu mengecewakan kok, asal kamu bisa mengatakannya dengan sopan dan tidak menyinggung. Tetap junjung tinggi kesopanan agar orang lain tidak merasa tersakiti karena penolakan kita. Nah kalimat di atas bisa kamu gunakan, akan lebih baik jika ditambah permintaan maaf. Bukannya janji, lebih baik tenangkan mereka kalau kamu akan ikut lain kali.

“Capek banget hari ini, badan lagi gak enak juga, aku pulang duluan ya”

Kalimat ini rasanya pas sekali jika diucapkan oleh seorang yang introvert. Biasanya setelah seharian berada di keramaian, energi mereka akan terkuras habis. Nah alasan ini bisa digunakan jika memang kamu tidak berniat untuk ikutan. Mendingan dirumah kan ngumpulin tenaga dengan manjakan diri sendiri?

“Kepengen sih ikut, tapi aku ada kerjaan yang gak bisa ditinggal”

Sesekali tak apalah menggunakan pekerjaan sebagai alasan untuk menolak ajakan. Bilang saja kamu harus menyelesaikan banyak tugas yang hampir mendekati deadline. Dengan begitu tidak ada yang akan memaksa kamu untuk ikutan.

Kamu tak harus meng-iya-kan ajakan teman. Jika memang tak ingin ikutan maka beranilah untuk menolak. Jadi orang nggak enakan itu nggak enak. Dirimu sendiri yang nantinya akan merasakan kerugian.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *