KAWULA.ID — BMW E93 Passato, hasil kolaborasi modifikator Indonesia, resmi dipamerkan di SEMA Show 2026 di Las Vegas Convention Center, Nevada, Amerika Serikat, pada 3-6 November 2026. Mobil milik Ilham Zaki Asari ini tampil bukan sekadar sebagai kendaraan pameran, melainkan panggung kreatif yang memadukan presisi modifikasi, keandalan engineering, dan identitas budaya Nusantara. Kehadirannya menjadi debut pertama proyek NMAA dan IMI di ajang aftermarket internasional tersebut.
BMW Passato milik Ilham Zaki Asari dibangun sebagai representasi kemampuan modifikasi presisi, keandalan engineering, serta inspirasi identitas budaya Nusantara. Proyek ini melibatkan sejumlah builder dan partner lokal yang mengerjakan berbagai aspek kendaraan.
Mesin Chevrolet LS3 V8 6,2 Liter dengan Sequential S1
Dapur pacu BMW Passato mengandalkan mesin Chevrolet LS3 V8 6,2 liter yang dipadukan dengan Haltech Rebel LS Kit. Tenaga disalurkan melalui transmisi Tremec TR-6060 enam percepatan dan sistem sequential S1.
Struktur mobil diperkuat sasis tubular penuh dan roll cage buatan Lamban Garage. Kaki-kakinya memakai suspensi cantilever dengan komponen billet.
Pandem Body Kit dan Livery Batik Minang
Tampilan eksterior mengusung Pandem body kit dan velg custom Rotiform. Livery menampilkan motif batik Minang yang diaplikasikan lewat teknik airbrush dan material Xirallic oleh Spider ABCA, dipadukan palet warna terinspirasi era 1990-an.
Sejumlah detail pengerjaan lain melengkapi tampilan mobil, mulai dari lampu retrofit kustom Pro7, resin coating Wetgloss, PPF GSWF, hingga fire suppression system Racing Fire Killer.
Produk Lokal dari Lampu sampai Cat
BMW Passato juga dibenamkan berbagai produk kebanggaan nasional. Lampu merek lokal Pro7 dan cat berkualitas tinggi Spider ABCA menjadi bagian dari racikan kendaraan ini.
Proyek ini didukung sederet builder dan partner lokal, antara lain Musartwork, Tomi Airbrush, Lamban Garage, Garasi Drift, Racing Fire Killer, 54 Metal Craft, AirBFT, WetGloss, Sekutomotif, Artmotive Performance, dan Max Performance.
Panggung Kreatif Anak Bangsa di SEMA Show 2026
Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi, menegaskan posisi BMW Passato dalam proyek ini.
"Melalui kolaborasi para builder terbaik Indonesia, kami menegaskan bahwa NMAA dan IMI membawa BMW Passato bukan sekadar sebagai kendaraan pameran, melainkan sebagai sebuah panggung kreatif anak Bangsa Indonesia," ucap Andre.
Andre menambahkan, ajang tersebut menjadi pembuktian kualitas modifikasi Indonesia kepada komunitas otomotif internasional. "Di atas panggung inilah dunia dapat melihat langsung perpaduan nyata antara kemampuan modifikasi presisi, keandalan engineering, serta identitas budaya Nusantara yang kami tampilkan menjadi bukti kualitas modifikasi Indonesia kepada komunitas otomotif internasional di SEMA Show 2026," ujarnya.
Ikuti Artikel Terbaru Kawula ID di Google News