Awas! Jika Memiliki Dua Ciri Ini, Berarti Kamu Termasuk Orang Sombong

Awas! Jika Memiliki Dua Ciri Ini, Berarti Kamu Termasuk Orang Sombong

kawula.id – Jika ingin tahu apakah seseorang memiliki sikap sombong atau tidak, cirinya ada dua.

Dalam satu ceramah singkatnya, KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menjelaskan, dua ciri orang sombong itu adalah ia selalu mendustakan kebenaran dan menganggap remeh orang lain.

“Orang yang tawadhu itu orang yang membawa gelas kosong ke mana-mana. Senang diisi dengan ilmu, hikmah, pengalaman yang lain, sehingga percepatan menjadi orang suksesnya tuh tinggi sekali dibanding dengan orang yang sombong,” kata Aa Gym dalam tayangan yang diunggah @aagym, Rabu (4/9/2019).

Aa melanjutkan, orang yang sombong itu cirinya dua, yakni bathorulhaq atau mendustakan kebenaran dan ghomtunnas atau menganggap remeh orang lain.

Loading...

Orang yang mendustakan kebenaran itu, kata Aa Gym, dia tidak suka dengan agama, karena agama adalah kebenaran. Ia tidak suka berkumpul dengan para ulama, karena ulama suka mengajak kepada kebenaran.

Ia juga idak mau membaca Al-Quran, karena Al-Quran berisi kebenaran. Serta ia tidak mau datang ke majlis taklim, karena yang dibahas adalah kebenaran.

“Orang yang tidak tawadhu atau sombong, dia tidak akan pernah menikmati kehidupannya karena dia akan terbelenggu oleh perasaan diri selalu benar, sehingga kalau diskusi juga tidak nyaman dengan orang sombong karena dia akan mendominasi terus, kalau diberi masukan tidak terima. Dikritik jadi musuh bagi dia, makanya macet, tidak akan tumbuh menjadi lebih baik. Mari tawadhu. Cintai kebenaran dan jangan menganggap remeh orang lain,” pesan Aa.

Aa mengutip salah satu hadist riwayat Muslim, yang berbunyi: “Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) untuk memiliki sifat tawadhu’. Janganlah seseorang menyombongkan diri (berbangga diri) dan melampaui batas pada yang lain,” (HR. Muslim No 2865).

“Oleh karena itu marilah sahabat, kita miliki sikap tawadhu dalam hidup kita. Dan semoga dengan sikap tawadhu kita, Allah mendatangkan rahmat dan juga cintanya kepada kita semua,” pungkasnya.

Sumber: Muslim Obsession 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *