Astaga! Jemaah Haji Kedapatan Bawa Tisu Magic

Astaga! Jemaah Haji Kedapatan Bawa Tisu Magic

kawula.id – Koper yang dibawa salah seorang calon jemaah yang akan menunaikan ibadah haji ini membuat heboh. Pasalnya di dalam koper itu tersimpan beberapa obat kuat untuk melakukan hubungan intim.

Dilaporkan Antara, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengamankan 23 koper milik jemaah calon haji asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Yang cukup membuat kaget, di dalamnya ditemukan rokok dan obat tradisional beragam merek, termasuk tisu magic.

“Kami mendeteksi 23 koper milik jemaah calon haji Kloter 6 dan 7 asal Sumenep yang mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan isinya rokok dan obat tradisional berbagai merek,” ujar Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Jamal di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Pada 23 koper itu tidak berisi pakaian, namun semuanya dipenuhi dengan rokok dan obat tradisional termasuk tisu magic.

Istimewa

“Ini sebenarnya kejadian yang terus berulang setiap tahun. Padahal kami sudah gencar menyosialisasikan bahwa untuk barang bawaan rokok tiap jemaah hanya diperbolehkan membawa sebanyak dua slof atau 24 bungkus,” jelas Jamal.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Surabaya, Muhammad Budi Hidayat, mengungkapkan bahwa untuk obat-obatan yang diperbolehkan dibawa pada penerbangan internasional, berapapun jumlahnya, harus menyertakan dokumen atau resep dari dokter.

“Kalau obat-obatan yang ditemukan pada jamaah calon haji kloter 6 dan 7 asal Kabupaten Sumenep ini tadi jumlahnya berlebihan. Kami juga harus memeriksa apakah obat-obatan tersebut memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan,” terangnya.

Dari pengakuan salah seorang pemilik koper, Matnawi, berdalih jika barang-barang yang disita petugas PPIH Embarkasi Surabaya itu bukanlah miliknya.

“Semua di dalam koper ini punya tetangga di Pulau Masalembu. Dia sendiri yang masukkan ke dalam koper sudah dalam kondisi dikemas dan ‘dilakban’, titip untuk diberikan kepada saudaranya di Arab Saudi. Saya tidak tahu isinya apa. Ternyata berisi barang-barang yang dilarang penerbangan internasional,” katanya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *