Anjuran Nabi Agar Terhindar dari Kanker Lidah

Anjuran Nabi Agar Terhindar dari Kanker Lidah

kawula.id – Tahun 2012 silam, artis FTV Cecillia Putty Vickend mengembuskan nafas terakhirnya akibat penyakit kanker lidah stadium 4.

Kanker lidah dikabarkan semakin mengintai kehidupan masyarakat, terutama yang hidup di kota besar.

Data yang dihimpun oleh lembaga Cancer Research UK menunjukkan bahwa angka penderita penyakit kanker lidah telah meningkat hingga 68 persen, baik pada wanita maupun pria. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini bahkan terjadi di semua umur.

Mengutip dari Dailymail, salah satu hal yang menyebabkan angka penderita kanker lidah merangkak naik adalah gaya hidup masyarakat yang semakin tidak sehat, termasuk merokok, mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, gemar menenggak minuman beralkohol, menjalankan pola diet yang salah, hingga kebiasaan minum dan makan makanan yang sangat panas.

Loading...

Menurut ahli kesehatan, ada hubungannya antara kanker saluran cerna bagian atas dengan kebiasaan minum dan makanan yang sangat panas.

Hal ini sejalan dengan sunnah atau ajaran Rasulullah yang melarang meminum minuman panas atau meniupnya.

Terdapat hadits yang melarang kita bernapas dalam gelas/wadah dan meniup gelas yang berisi minuman, terutama ketika gelas berisi air yang panas.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bernafas di dalam gelas atau meniup isi gelas.”

Demikian juga hadits riwayat Abu Sa’id Al Khudri, beliau berkata,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ النَّفْخِ فِى الشُّرْبِ. فَقَالَ رَجُلٌ الْقَذَاةُ أَرَاهَا فِى الإِنَاءِ قَالَ « أَهْرِقْهَا ». قَالَ فَإِنِّى لاَ أَرْوَى مِنْ نَفَسٍ وَاحِدٍ قَالَ « فَأَبِنِ الْقَدَحَ إِذًا عَنْ فِيكَ »

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang meniup-niup saat minum. Seseorang berkata, “Bagaimana jika ada kotoran yang aku lihat di dalam wadah air itu?” Beliau bersabda, “Tumpahkan saja.” Ia berkata, “Aku tidak dapat minum dengan satu kali tarikan nafas.” Beliau bersabda, “Kalau begitu, jauhkanlah wadah air (tempat mimum) itu dari mulutmu.”

An-Nawawi menjelaskan bahwa ini adalah adab ketika minum. Meniup minuman akan mengotori air yang diminum. An-Nawawi berkata,

والنهي عن التنفس في الإناء هو من طريق الأدب مخافة من تقذيره ونتنه وسقوط شئ من الفم والأنف فيه ونحو ذلك

“Larangan bernafas di dalam gelas ketika minum termasuk adab, karena dikhawatirkan akan mengotori air minum atau ada sesuatu yang jatuh dari mulut atau dari hidung atau semacamnya.”

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menjelaskan bahwa bisa saja mulut itu tidak sedap baunya, sehingga menimbulkan rasa jijik ketika meminumnya. Beliau berkata,

وأما النفخ في الشراب فإنه يكسبه من فم النافخ رائحة كريهة يعاف لأجلها ولا سيما إن كان متغير الفم وبالجملة : فأنفاس النافخ تخالطه ولهذا جمع رسول الله صلى الله عليه و سلم بين النهي عن التنفس في الإناء والنفخ فيه

“Meniup minuman bisa menyebabkan air itu terkena bau yang tidak sedap dari mulup orang yang meniup, sehingga membuat air itu menjijikkan untuk diminum. Terutama ketika terjadi bau mulut.”

Fakta lainnya, sembilan dari sepuluh kasus kanker lidah yang terjadi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Selain itu, tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lidah dan mulut pun masih sangat rendah. Sejauh ini, orang-orang masih selalu terkecoh. Orang biasanya mengira luka di area mulut merupakan gejala sariawan, padahal belum tentu demikian.

Menurut seorang ahli dari British Dental Association bernama Russ Ladwa, saat ini risiko terkena kanker lidah pada pria berusia di bawah 50 tahun telah melonjak hingga 67 persen.

Kanker lidah sendiri akan semakin mudah mengenai pria yang merokok dan memiliki pola hidup berantakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *