JAKARTA – Saat kita mengalami mata merah, kering, atau bengkak, banyak orang menganggapnya sebagai gangguan mata biasa yang akan pulih dengan sendirinya.
Namun, kondisi tersebut terkadang merupakan gejala atau ciri-ciri sakit mata yang lebih serius.
American Optometric Association (AOA) merekomendasikan agar individu berusia 18 hingga 64 tahun melakukan pemeriksaan mata minimal setahun sekali.
Langkah ini diperlukan untuk mencegah gangguan penglihatan melalui deteksi dini penyakit mata.
"Pemeriksaan mata melindungi kesehatan secara keseluruhan dengan memungkinkan dokter optometri mendeteksi lebih dari 270 kondisi kesehatan serius, termasuk diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit autoimun, dan kanker," kata Presiden AOA, Ronald Benner, melansir Very Well Health, Senin (2/3/2026).
Ciri-ciri sakit mata yang perlu diwaspadai
Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah ciri sakit mata yang perlu Anda waspadai:
1. Mata merah
Salah satu ciri yang paling jelas adalah mata merah. Menurut WebMD, saat terjadi iritasi atau infeksi, bagian putih mata dipenuhi pembuluh darah yang membesar sehingga tampak merah.
Penyebabnya beragam, mulai dari kurang tidur, begadang, alergi, hingga gejala konjungtivitis atau kerusakan akibat sinar matahari.
2. Sulit melihat di malam hari
Kesulitan mengemudi atau berjalan di tempat gelap sering dianggap rabun senja biasa, namun bisa jadi gejala penyakit lain. Rabun jauh, katarak, hingga kekurangan vitamin A dapat menjadi penyebabnya.
Kondisi ini bisa diobati dokter, kecuali jika disebabkan oleh penyakit degeneratif retina yang bersifat permanen.
3. Sakit kepala
Nyeri pada kepala, leher, dan wajah biasanya merupakan indikasi stres atau tekanan darah tinggi. Namun, sakit kepala juga berkaitan dengan masalah mata seperti glaukoma sudut tertutup, kesalahan refraksi, migrain, hingga fotokeratitis.
4. Sensitif terhadap cahaya
Fotofobia atau sensitivitas terhadap cahaya membuat Anda sering menyipitkan mata di tempat terang.
Pada tingkat parah, rasa sakit muncul meski tidak terpapar cahaya. Kondisi ini bisa dipicu oleh katarak, abrasi kornea, alergi, migrain, hingga strabismus.
5. Mata kering
Kondisi ini muncul saat mata tidak menghasilkan cukup air mata, sehingga timbul sensasi terbakar atau terasa seperti ada benda asing.
Meski kasus ekstrem dapat memicu hilangnya penglihatan, mata kering biasa dapat ditangani dengan obat tetes mata di apotek.
6. Ada kilatan cahaya
Munculnya garis kilat atau cahaya berkedip pada pandangan biasanya terjadi karena gesekan vitreous pada retina.
Hal ini bisa disebabkan faktor penuaan, migrain, atau kondisi serius seperti retina yang lepas atau robek. Jika mengalami ini, segera konsultasikan ke dokter.
7. Pembengkakan
Bengkak pada area mata dapat disebabkan trauma pada kepala, wajah, atau leher, serta iritasi pada jaringan kelopak mata. Pembengkakan bisa menjadi indikasi masalah serius seperti blefaritis, selulitis, konjungtivitis, ulkus kornea, hingga skleritis.
Demikian beberapa ciri sakit mata yang umum ditemui. Berbagai ciri ini menunjukkan gejala suatu penyakit atau gangguan mata. Jika Anda mengalami salah satu ciri tersebut dalam jangka panjang, segera konsultasikan dengan dokter mata.