Strategi Komunikasi PYFA Perkuat Bisnis di Tengah Dinamika Industri Farmasi

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:00:52 WIB
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA). [DOK. Pyridam Farma]

JAKARTA – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) terus memperkokoh basis bisnisnya di tengah dinamika industri farmasi serta pasar modal.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat fungsi komunikasi korporat agar sejalan dengan agenda bisnis dan keperluan pemangku kepentingan, mulai dari investor, regulator, hingga masyarakat luas.

Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen PYFA menempatkan komunikasi korporat sebagai fungsi strategis yang terkoneksi langsung dengan pengambilan keputusan di tingkat manajemen puncak.

Model ini disusun untuk menjamin respons yang cepat dan terukur, terutama saat menghadapi isu pasar modal, keterbukaan informasi, serta aksi korporasi yang berpengaruh langsung pada kinerja dan persepsi perusahaan.

Pendekatan tersebut diimplementasikan melalui struktur organisasi yang ramping namun efektif.

Alih-alih membentuk departemen besar, PYFA memilih pola kerja yang menitikberatkan pada kecepatan analisis, ketepatan pesan, serta konsistensi narasi bisnis.

Strategi ini dianggap relevan di tengah tuntutan transparansi yang kian tinggi, khususnya bagi emiten yang berinteraksi intens dengan publik dan investor.

Hasil dari pendekatan tersebut terlihat pada kemampuan perusahaan dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus menopang agenda pertumbuhan bisnis.

Komunikasi yang terintegrasi dengan tujuan bisnis memungkinkan perusahaan merespons dinamika pasar secara lebih adaptif tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas.

Pada bagian akhir dari upaya tersebut, strategi komunikasi PYFA memperoleh pengakuan eksternal.

Dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang dihelat di Yogyakarta, PYFA menyabet Silver Winner untuk Kategori Departemen PR Subkategori Korporasi Swasta Nasional.

Selain itu, Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusumaputri, dinobatkan sebagai Golden Winner INSAN PR INDONESIA 2026.

Founder & CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, menegaskan bahwa standar penilaian PRIA terus meningkat seiring kompleksitas tantangan komunikasi korporat saat ini.

“Komunikasi kini menjadi fungsi strategis yang menentukan keberlanjutan organisasi,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip pada Rabu (18/2/2026).

Bagi PYFA, penghargaan tersebut dipandang sebagai validasi atas strategi yang telah dijalankan.

“Ini pengakuan bahwa komunikasi harus sejalan dengan tujuan bisnis dan mampu merespons dinamika pasar secara tepat,” kata Leilanie.

Dengan capaian tersebut, PYFA menegaskan komitmennya untuk terus mengelola komunikasi korporat secara profesional dan akuntabel sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan.

Terkini