JAKARTA – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) optimistis mencetak kinerja moncer dengan siap melanjutkan ekspansi gerai anyar pada 2026.
Emiten sektor ritel ini akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25–30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40–50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur ACES, Gregory S. Widjaja mengatakan, pihak perusahaan akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan seperti kategori smart home dan smart kitchen.
Selain itu, perusahaan melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting, seperti di AZKO Living World Alam Sutera, AZKO Kelapa Gading, AZKO Pondok Indah Mall 1, dan AZKO Living Plaza Bintaro, guna meningkatkan pengalaman berbelanja.
Di samping itu, strategi omnichannel juga terus diperkuat, didukung oleh dua studio live streaming di AZKO Living Plaza Bintaro dan AZKO Living World Alam Sutera.
Langkah ini bertujuan meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan melalui kanal digital.
"Sejalan dengan itu, ACES menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit di tahun 2026," kata Gregory dalam keterangannya, dikutip pada Sabtu 11/4/2026).
Untuk tahun ini, ACES menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar 400 miliar – 450 miliar. Capex tersebut akan difokuskan pada ekspansi serta penguatan infrastruktur operasional.
Sebagai informasi tambahan, ACES melaporkan kenaikan penjualan pada 2025. Meski penjualan naik, laba bersih ACES justru merosot.
Dalam catatan laporan keuangannya, penjualan bersih ACES pada 2025 tercatat 8,63 triliun atau naik tipis 0,65% year on year (yoy) dari tahun sebelumnya sebesar 8,58 triliun.
Adapun laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar 668,72 miliar pada 2025, atau turun sekitar 25,03% dibandingkan 892,04 miliar pada 2024.
Sejalan dengan itu, laba per saham dasar ACES juga menurun menjadi 38,96, dari sebelumnya 51,97.