JAKARTA – Minuman kopi sering jadi rujukan buat mereka yang ingin menurunkan berat badan. Tren ini pun berkembang dengan menambahkan lemon. Lantas, apakah diet kopi campur lemon aman?
Tren diet ini sempat ramai di media sosial, di mana sejumlah pemilik akun membagikan resep sederhana mencampur kopi dengan perasan atau irisan lemon.
Anggapannya, menggabungkan kopi dan lemon seperti menyatukan dua bahan dengan kekuatan 'super'.
Kopi dinilai mampu menekan nafsu makan, sedangkan lemon dapat meningkatkan metabolisme. Hasilnya, berat badan diklaim turun dengan cepat dalam seminggu.
Raj Dasgupta, dokter spesialis penyakit dalam, mengakui tren ini populer di internet namun belum mendapat dukungan sains.
"Kopi dan lemon masing-masing memiliki manfaat kesehatannya sendiri, tetapi menggabungkannya tidak menciptakan minuman pembakar lemak yang istimewa," ujar Dasgupta seperti mengutip dari Woman's World, Senin (6/4/2026).
Apakah Diet Kopi Campur Lemon Aman?
Samantha Cassetty, ahli diet di New York City, berkata menambahkan lemon ke air dapat membuat air terasa lebih enak. Minum air sebelum makan dapat meningkatkan rasa kenyang sehingga kamu tidak makan berlebihan.
"Jika kamu makan lebih sedikit, itu dapat menghasilkan defisit kalori yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan," kata Cassetty melansir dari Today.
Kendati demikian, menambahkan segelas air ke dalam rutinitas sebelum makan tidak akan berdampak dramatis terhadap berat badan.
Cassetty menegaskan tidak ada yang ajaib soal menambahkan sepotong lemon ke dalam air karena tindakan ini tidak akan meningkatkan pembakaran kalori atau metabolisme.
"Sebenarnya tidak ada manfaat tambahan yang Anda dapatkan dengan menambahkan lemon ke air Anda selain membantu Anda minum lebih banyak air," katanya.
Hati-hati Risikonya
Kedua bahan ini punya manfaat besar meski dikonsumsi terpisah. Namun ketika disatukan, sebenarnya ada potensi risiko yang perlu diperhatikan:
1. Gangguan Pencernaan
Kombinasi kopi dan lemon yang diminum saat perut kosong dapat memicu masalah lambung.
"Baik kopi maupun lemon bersifat asam, dan itu dapat menyebabkan mulas, refluks asam, atau sekadar sakit perut—terutama jika Anda rentan terhadap masalah semacam itu," kata Dasgupta.
2. Kerusakan Gigi
Perpaduan keduanya tidak ramah buat gigi karena sifat asamnya dapat memicu erosi enamel dan sensitivitas gigi.
3. Masalah Tidur
Kandungan kafein dapat menyebabkan kecemasan dan gangguan tidur bagi mereka yang tidak terbiasa mengonsumsinya setiap hari.