Kimia Farma Luncurkan Stemxera, Perkuat Inovasi Terapi Sel Punca di Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 10:42:21 WIB
Ilustrasi kantor pusat PT Kimia Farma Tbk. [Foto: SHUTTERSTOCK/ARIA ARMOKO]

JAKARTA – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) kian memperkokoh portofolio produk serta layanan pada sektor bioteknologi.

Paling baru, perusahaan merilis Stemxera sebagai identitas merek produk stem cell dan secretome yang telah diproses sejak tahun 2013.

Prosesi peluncuran dilangsungkan dalam kegiatan International Conference Rejaselindo 2026 yang dihelat pada 2–4 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Centre.

Forum ilmiah tersebut mempertemukan para peneliti, tenaga medis, serta praktisi kesehatan guna mendiskusikan kemajuan terbaru dalam bidang regenerative medicine.

Direktur Komersial Kimia Farma Hanadi Setiarto menjelaskan, dengan membawa slogan “Life-Changing Science, Made Accessible for All”, kehadiran produk ini memperkuat dedikasi Kimia Farma dalam menyajikan inovasi terapi bioteknologi yang kompetitif.

“Upaya ini juga diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi strategis dengan institusi kesehatan dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Hanadi dalam pernyataannya, dikutip pada Kamis (9/4/2026).

Sebagai bagian dari ekosistem kesehatan yang terpadu, Kimia Farma terus memacu pengembangan riset serta uji klinis berbasis sel punca.

Strategi ini dijalankan guna menjamin keamanan dan efektivitas produk lewat pendekatan evidence-based medicine.

Stemxera diproduksi di fasilitas laboratorium stem cell RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang sudah memiliki sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dengan mengutamakan standar kualitas, mutu, serta keamanan sesuai aturan yang berlaku.

Produk ini diproyeksikan menjadi jawaban terapi regeneratif yang inovatif, khususnya dalam menangani penyakit degeneratif serta pemenuhan kebutuhan terapi medis tingkat lanjut.

Hanadi Setiarto menambahkan bahwa perilisan Stemxera merupakan tindakan strategis dalam memperlebar portofolio produk berbasis teknologi tinggi dan riset.

“Melalui Stemxera, kami ingin menghadirkan terapi regeneratif yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat. Dengan pendekatan layanan yang adaptif, kami optimistis pemanfaatan terapi stem cell dapat semakin cepat di berbagai fasilitas kesehatan,” tambahnya.

Lewat peluncuran tersebut, Kimia Farma memiliki harapan dapat memperkokoh kemandirian industri farmasi di dalam negeri sekaligus menyokong ketahanan sektor kesehatan nasional.

Terkini