Kapal Kargo Singapura Tabrak KM Kawal Jaya 9 di Bintan, Satu Awak Hilang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40:32 WIB
Kapal SAR mengevakuasi 13 awak KM Kawal Jaya 9 yang selamat setelah tabrakan dengan kapal kargo Singapura di perairan Bintan.

KAWULA.ID — Sebanyak 13 awak KM Kawal Jaya 9 selamat setelah kapal penangkap ikan itu bertabrakan dengan kapal kargo Singapura di perairan utara Berakit, Bintan, Kepulauan Riau. Satu awak lain, Dinar (51), masih dicari tim SAR gabungan setelah dilaporkan melompat ke laut saat insiden terjadi.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli menyatakan tabrakan terjadi pada Jumat (30/10) pukul 04.23 WIB. Laporan masuk melalui Com Center Kantor SAR Tanjungpinang, dan operasi pencarian langsung digelar sejak hari kejadian.

KM Kawal Jaya 9 beserta 13 kru yang selamat telah dievakuasi dan ditarik merapat ke Pelabuhan Kawal, Bintan. Korban hilang tercatat sebagai warga Teluk Bakau, Gunung Kijang.

Kronologi Tabrakan di Perairan Utara Berakit

Insiden melibatkan kapal kargo berbendera Singapura dan kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9. Titik kejadian berada di perairan utara Berakit, kawasan laut Kabupaten Bintan yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional.

Menurut Fazzli, Dinar dilaporkan melompat ke laut saat tabrakan berlangsung. Hingga Sabtu (31/10), keberadaannya belum ditemukan.

"Akibat insiden ini, satu orang awak kapal ikan dilaporkan hilang, sementara 13 awak lainnya dinyatakan selamat," kata Fazzli di Tanjungpinang, Sabtu.

Unsur SAR Gabungan dan Armada yang Dikerahkan

Operasi hari pertama melibatkan personel Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, PLP TUB, Polair Kepri, Pos AL Berakit, serta nelayan setempat. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 46 nautical mile dari pos penyiagaan.

Armada kelautan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban diterjunkan, dilengkapi kendaraan penyelamat serta peralatan navigasi, medis, dan evakuasi. Penyisiran dilakukan di sekitar titik tabrakan dengan mempertimbangkan arus laut setempat.

"Hingga saat ini, upaya pencarian korban terus dioptimalkan petugas gabungan di lapangan," ujar Fazzli.

Jalur Pelayaran Padat di Selat Malaka-Singapura

Perairan Bintan berada di koridor pelayaran yang menghubungkan Selat Malaka dengan Singapura, salah satu jalur laut tersibuk di dunia. Kapal kargo lintas negara rutin melintas berdekatan dengan area tangkapan nelayan lokal di kawasan Berakit dan sekitarnya.

Belum ada keterangan resmi mengenai identitas kapal kargo Singapura, penyebab tabrakan, maupun status hukum kedua kapal. Otoritas pelabuhan dan penyidik belum merilis hasil pemeriksaan awal.

Tim SAR menyatakan pencarian korban akan dilanjutkan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Kondisi cuaca dan arus menjadi pertimbangan dalam menentukan radius penyisiran berikutnya.

Terkini