JAKARTA – Kekalahan Timnas Indonesia dari Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026 membuat John Herdman merasa sakit.
Setelah menjalani debut dengan kemenangan, ternyata pertemuan Herdman dengan kekalahan bersama Timnas Indonesia tidak memakan waktu lama.
Berselang tiga hari setelah laga perdana yang berakhir dengan kemenangan, Herdman langsung berhadapan dengan kekalahan.
Herdman menilai Jay Idzes dan kawan-kawan telah bermain dengan baik, namun hasil akhir tidak sejalan dengan upaya yang dilakukan.
"Performa tim kami ada yang bisa diambil sisi positifnya. Kami main kolektif dan main dengan fisik serta gaya bermain yang jelas," kata Herdman dalam konferensi pers setelah pertandingan, dikutip pada Selasa (31/3/2026).
"Ketika Anda tampil dengan level itu, hasilnya harus kami terima. Sayang sekali kami kurang satu langkah saja karena kesempatan sudah ada di situ. Selamat untuk Bulgaria atas kemenangannya," ujarnya melanjutkan.
Pelatih yang pernah menangani timnas putri Selandia Baru dan Kanada tersebut mengakui adanya rasa tidak nyaman setelah hasil negatif Timnas Indonesia di SUGBK.
"Mereka mengendalikan pertandingan dan tempo. Tentu kekalahan ini menyisakan rasa sakit tapi saya berpikir bahwa tim kami akan tumbuh," jelas Herdman.
Sebelumnya, dalam wawancara di pinggir lapangan setelah peluit panjang berbunyi, Herdman menyoroti kemampuan anak asuhnya dalam bermain menekan dan mengurung pertahanan Bulgaria.
Herdman pun menganggap Indonesia kurang beruntung dalam pertandingan melawan tamu dari Balkan tersebut.
Hal ini dikarenakan adanya dua peluang Indonesia yang mengenai tiang, serta satu-satunya gol Bulgaria berasal dari penalti yang bermula bukan dari pelanggaran keras.
"Menurut saya, bermain melawan tim Eropa memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung. Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang mudah [soft penalty]. Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya."
"Kami bisa bermain hingga sepertiga akhir lapangan. Kami bermain melawan Bulgaria, tim Eropa yang memiliki tradisi. Kami mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan. Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Bekham dan Dony Tri, mereka memiliki sedikit kualitas untuk terus ditingkatkan. Kami akan terus bekerja, kami memiliki kemajuan malam ini. Kami akan terus bekerja," tukas Herdman.