JAKARTA – PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) memandang prospek kinerja tahun 2026 dengan keyakinan tinggi. Emiten produsen bahan bangunan ini menargetkan pendapatan sebesar Rp 5,1 triliun serta laba bersih di atas Rp 700 miliar pada tahun ini.
Sekretaris Perusahaan IMPC, Lenggana Linggawati, menyampaikan bahwa optimisme tersebut didorong oleh prospek industri yang dinilai tetap menjanjikan sepanjang 2026, terutama di pasar domestik.
“Perseroan akan berfokus pada penguatan posisi di pasar domestik, optimalisasi kapasitas produksi, serta menjaga efisiensi operasional guna mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” ungkap Lenggana, dikutip pada Rabu (4/3/2026).
Meski begitu, untuk realisasi kinerja kuartal I-2026, manajemen belum dapat memaparkan angka final karena periode tiga bulan pertama tahun ini masih berlangsung.
“Mengingat kuartal pertama masih berjalan, Perseroan belum dapat menyampaikan angka kinerja secara final. Namun demikian, Perseroan terus berupaya mencapai target yang telah ditetapkan dalam rencana kerja tahun ini,” katanya.
Dalam menjaga pertumbuhan dan margin hingga akhir 2026, perseroan memprioritaskan peningkatan penetrasi pasar melalui program pemasaran yang lebih agresif, khususnya pada jaringan ritel berskala besar.
IMPC juga aktif terlibat dalam berbagai proyek, baik proyek swasta maupun program pemerintah, sebagai langkah untuk menopang kinerja bisnis sepanjang tahun.
Selain ekspansi pasar, pengelolaan margin menjadi fokus utama. IMPC berupaya mempertahankan profitabilitas melalui efisiensi dan pengaturan kapasitas produksi secara disiplin.
“Dari sisi margin, Perseroan terus mengoptimalkan efisiensi dan pemanfaatan kapasitas produksi, serta secara disiplin memantau perkembangan permintaan pasar agar penyesuaian kapasitas dapat dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan,” imbuh Lenggana.
Untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun 2026, perseroan masih dalam proses finalisasi. Rencana alokasi capex tersebut akan diumumkan secara resmi dalam public expose tahunan mendatang.
Di luar pasar domestik, IMPC juga membuka peluang pertumbuhan dari pasar ekspor. Manajemen melihat potensi peningkatan penjualan ekspor melalui penjajakan negara tujuan baru.
Sebelumnya, perseroan telah mengekspor produk atap Alderon ke Qatar dan hingga kini respons pasar disebut cukup positif.